0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Masjid Ahmadiyah Dirusak Massa, Polisi Janji Tindak Pelaku

(merdeka.com)

Timlo.net – Sekelompok massa merusak sebuah masjid diduga milik jamaah Ahmadiyah di Desa Gemuh, Kendal, Jawa Tengah, pada Minggu (22/5) kemarin. Tidak ada korban dalam insiden tersebut.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menyesalkan kejadian tersebut. Menurutnya, aksi kelompok orang itu sudah melanggar semangat toleransi dan melanggar hukum.

“Tidak boleh seperti itu, apalagi ada tindak kekerasan itu bisa dikenakan hukum jadi kan yang disayangkan itu semangat intoleran ini,” kata Boy di Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/5).

Boy mengimbau kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam pengrusakan itu untuk tidak lagi melakukan aksi kekerasan. Semua warga diminta tetap tenang dan mengedepankan dialog, sekalipun terkait surat ketetapan bersama (SKB) penolakan kelompok Ahmadiyah.

“Apapun kegiatan mereka tidak boleh mengedepankan kekerasan, semua harus dialog, semua harus dalam koridor hukum,” ujar dia.

“Harus duduk bersama mencari apa kesalahannya apabila kaitan dengan sifatnya SKB bersama terkait dengan kelompok Ahmadiyah tentunya nanti dibicarakan oleh unsur-unsur daerah dan tokoh agama di sana,” tambah Boy.

Mantan Kapolda Banten ini menambahkan saat ini Polri sudah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penjagaan di masjid tersebut secara ketat. Bahkan, jenderal bintang dua ini menegaskan pihaknya akan melakukan proses hukum terhadap pihak-pihak yang melakukan pengrusakan itu. Mengingat, apa yang dilakukan oleh orang tidak bertanggungjawab itu sudah melanggar hukum.

“Deteksi dijaga dan bahkan kalau perlu ambil tindakan langkah hukum terhadap mereka yang melakukan kekerasan, bahkan bisa di tersangkakan dalam konteks pengrusakan atau pengeroyokan,” tandas Boy.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge