0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Hari Jadi Sragen, Yuni Ziarahi Makam Leluhur

dok.timlo.net/agung widodo
Bupati Yuni dan Wabup Dedy ziarah ke makam leluhur Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Menjelang Hari Jadi ke-270 Kabupaten Sragen, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wabup Dedy Endriyatno melakukan ziarah ke sejumlah makam tokoh-tokoh pendiri Sragen. Kegiatan ini juga dilakukan bupati sebelumnya dengan tujuan mengenang jasa para tokoh tersebut.

“Untuk mengenang jasa-jasa para tokoh dalam merintis berdirinya Bumi Sukowati. Karena atas jasa mereka, Sragen dapat berkembang menjadi seperti sekarang ini,” kata Kabag Humas dan Prokoler Setda Sragen, Tugino, Senin (23/5).

Lokasi yang dikunjungi Bupati Yuni dan rombongan antara lain Makam Pangeran Sukowati di Desa Pengkol, Kecamatan Tanon, Makam Ki Ageng Butuh di Kecamatan Plupuh, Makam Prampalan, Masaran, Makam Ki Ageng Srenggi, Sragen dan TMP Hastana Manggala Manding.

Makam Pangeran Sukowati dikunjugi lantaran berksitan erat dengan berdirinya Sragen. Pangeran Sukowati ini sesungguhnya adalah Pangeran Handayaningrat. Dia seorang tokoh besar pada jaman Kerajaan Majapahit.

Ketika Majapahit runtuh, sebagian keluarga kerajaan lari ke pulau Bali dan sebagian lari ke arah barat termasuk Pangeran Handayaningrat yang menetap di Desa Pengkol, Tanon ini. Maka tak mengherankan bila dinding pagar makam Pangeran Sukowati terdapat simbol Kerajaan Majapahit. Simbol tersebut berbentuk sudut delapan mata angin.

Ziarah Yuni-Dedy ini disertai jajaran Forum Pimpinan Daerah dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Sragen. Puncak rangkaian Hari Jadi Sragen nanti baksl ditandai dengan Upacara Ambal Warso di Alun-alun Sasono Langen Putro, 27 Mei mendatang.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge