0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Musda PAN Solo Deadlock, Ini Penyebabnya

dok.timlo.net/achmad khalik
Pemungutan suara dalam Musda DPD PAN Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Solo, Minggu (22/5) berakhir deadlock. Tak ada kata sepakat dalam menentukan nama Ketua DPD PAN Solo periode 2016-2021 dari empat formatur, termasuk satu perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Tengah.

“Jika melihat kondisi semacam ini, maka kami menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) PAN Jawa Tengah,” ujar perwakilan formatur DPW Jawa Tengah, M Yunus, Senin (23/5).

Musda, kata Yunus, diikuti sebanyak delapan orang formatur calon Ketua DPD PAN Solo. Namun, DPW merekomendasikan lima calon, yakni Alqaf Hudaya, Bekti Suharto, Achmad Sapari, Agus Setiawan, Epi Rizandi dan Dedy Purnomo. Faisal Achmad batal maju lantaran memilih untuk mengundurkan diri.

Berdasarkan voting dari 66 pemilik suara, muncul peraih suara terbanyak, yakni Achmad Sapari 61 suara, Agus Setiawan 57 suara, Dedy Purnomo 55 suara dan Liliek Djaliyah 53 suara. Sedangkan tiga calon lainnya memperoleh suara di bawah yang lain, yaitu Alqaf Hudaya 12 suara, Epi Rizandi 11 suara dan Bekti Suharto 7 suara. Usai dinyatakan sah, keempat peraih suara terbanyak dan satu utusan DPW bermusyawarah sekitar 15 menit untuk memilih satu orang menjadi ketua.

Meski memperoleh suara terbanyak namun Achmad Sapari tak langsung membuat dirinya didaulat menjadi ketua. Faktor lain seperti pertimbangan masa pengabdian menjadi sangat penting. Justru, atas keunggulan faktor tersebut dimiliki oleh Agus Setiawan. Sehingga, keduanya ngotot memimpin DPD PAN Solo sebagai pengganti Umar Hasyim. Lantaran tak kunjung menemui kata sepakat, mereka mengembalikan keputusan kepada DPW.

“Calon kuat tersebut akhirnya menyerahkan keputusan kepada DPW,” ujar Yunus.

Rencananya, pekan depan, DPW PAN Jateng akan menggelar rapat guna membahas pemilihan Ketua DPD PAN Solo.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge