0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rully Kustandar: Ketekunan Mengalahkan Kepintaran

dok.timlo.net/ Istimewa
Rully Kustandar (dok.timlo.net/ Istimewa)

Solo —┬áNekat. Mungkin itulah kata yang muncul bila kita mendengar kisah Rully Kusnandar. Ia membakar semua ijazahnya ketika memutuskan untuk fokus ke online marketing. Hal itu dilakukannya agar tidak tergoda melamar pekerjaan bila ternyata usahanya gagal.

“Saya memang sering menempatkan diri saya di posisi di mana tidak ada jalan lain. Dengan begitu, saya akan bisa maksimal,” kata Rully Kusnandar kepada Timlo.net, Minggu (22/5).

Perjalanannya menapaki belantara bisnis online memang sudah jauh. Bisa dibilang, pria yang menekuni online marketing sejak tahun 2002 itu sudah hafal sampai pelosok-pelosok online marketing. Meski tidak selalu mulus, ketekunannya di bisnis online kini sudah berbuah manis. Dari affiliate marketing, ia berhasil meraup keuntungan hingga puluhan ribu dolar per bulan.

“Saya pernah bikin usaha dan bangkrut karena utang miliaran rupiah. Akhirnya saya putuskan untuk fokus ke bisnis online. Sekarang semua utang itu sudah lunas dari bisnis online,” kata dia.

Satu hal yang menjadi kunci suksesnya, ia tak pernah memikirkan target yang muluk-muluk. Pria yang mempopulerkan investasi emas itu selalu fokus dengan apa yang ada di depan. Langkah-langkah kecil itulah yang nantinya akan mengantar kepada impian.

“Bermimpi besar itu harus. Tapi jangan sampai kita terbebani dengan itu. Setelah kita pasang target, segera lupakan. Fokus dengan pekerjaan yang ada di depan kita. Kerjakan hal-hal kecil yang mengarah ke tujuan kita. Nanti tanpa kita sadari, kita akan sampai ke tujuan,” sarannya.

Menurutnya, ketekunan akan membuat seseorang pintar sekaligus sukses. Ia mencontohkan, bisnis berkebun emas yang ia populerkan beberapa tahun silam. Waktu itu, ia sebenarnya tidak menguasai betul tentang seluk-beluk investasi emas.

“Tapi karena saya menggeluti itu (investasi emas), dengan sendirinya saya belajar. Tanpa saya sadari, saya jadi paham tentang emas. Jadi untuk sukses tidak perlu pintar. Cukup kita tekuni apa yang jadi passion kita. Setiap kali ada kendala atau masalah, kita harus cari solusi. Dengan begitu kita otomatis belajar,” tuturnya.

Editor : Eddie Mutaqin

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge