0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Punya Biaya Untuk Pengobatan

Kesetrum, Tubuh Widodo Melepuh

Widodo terbaring di atas ranjang, sekujur tubuhnya melepuh (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sudah 12 hari, tubuh Widodo (30) warga Dusun Nglerak RT 4/RW 4 Desa Slogoretno Kecamatan Jatipurno ini tergolek lemas tak berdaya di rumahnya. Sekujur tubuhnya melepuh bekas luka bakar akibat tersengat aliran listrik.

“Sebenarnya kejadiannya itu di Taluk Kwantan Riau, Minggu (17/4) siang. Karena tidak punya biaya lagi untuk berobat, akhirnya dibawa pulang ke rumah orang tuanya ini,” jelas Sukito perangkat desa setempat, Minggu (22/5).

Saat itu, Widodo berniat mengambilkan balon seorang anak kecil yang tersangkut di sebuah pohon. Namun nahas, ranting untuk pijakan ternyata, menyentuh kabel jaringan listrik. Tubuh Widodo tersetrum, terperntal jatuh dan tercebur ke dalam selokan.

“Saat itu, Widodo tengah berjualan ayam goreng keliling, tapi namanya apes, berniat baik tapi malah celaka. Luka bakar yang dideritanya hampir 36 persen, ” ujarnya.

Di Riau, dirinya sempat menjalani perawatan di rumah sakit, selama 20 hari, menelan biaya Rp 15 Juta. Lantaran keuangannya menipis, ia pun memilih pulang ke kampung halamannya bersama istri dan satu anaknya.

“Tapi parahnya, dia dan keluarganya belum terkover BPJS,” terangnya.

Selama di Slogoretno, Widodo tiga hari sekali mendapat perawatan medis dari mantri Puskesmas Slogohimo. Luka bakarnya cukup serius, di bagian tubuh, seperti pada paha dan telapak kaki. Keluarga Widodo sendiri merupakan keluarga petani miskin di dusunnya.

“Lebih ironis lagi, ayah kandung Widodo beberapa pekan lalu terkena musibah, dia jatuh dari atap rumah, syaraf leher hingga ke bagian bawah tubuhnya mati rasa,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge