0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

’Berani Bermimpi’ Agar Anak Wujudkan Mimpinya

istimewa
Puluhan anak mendapat pengarahan dari panitia sebelum menyaksikan film berjudul "Cita-citaku Setinggi Tanah" di Bale Subawiyata, Omah Sinten, Banjarsari, Solo, Minggu (22/5) (istimewa)

Solo – Rhumaisha Rhaihanum Aqila (7) nampak sangat antusias memperhatikan sebuah film inspirasi bertemakan tentang mimpi. Sesekali, kedua tangannya menjadi tumpuan dagu tanda dia larut dan terbawa alur cerita film berjudul “Cita-citaku Setinggi Tanah”.

Usai pemutaran film yang dilangsungkan di Mini Cinema Bale Subawiyata Omah Sinten tersebut, Bocah kelas 2 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kota Barat ini memang memiliki segudang impian. Salah satunya, ingin menjadi perancang busana kenamaan. Tak pelak, cita-cita tingginya ini makin terdongkrak dengan pemutaran film yang dilaksanakan pada Minggu (22/5) pagi tersebut.

“Ingin jadi perancang busana terkenal besok (kelak-red),” kata Aqila sapaan akrabnya.

Usai menyaksikan pemutaran film yang dipertontonkan, Aqila mulai mengekspresikan impiannya tersebut dengan melukis sebuah gaun busana. Indah, itulah yang terbersit dalam pikiran orang yang melihat hasil karyanya. Bagaimana tidak, bocah kecil ini sangat begitu menghayati dalam melukiskan impian yang ingin dicapainya.

Selain Aqila, puluhan anak lainnya juga mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh “Bocah EO” Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisip) Jurusan Public Relation Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Dengan mengusung tema “Anak Indonesia, Berani Bermimpi” mereka ingin mendorong impian tiap anak untuk lebih memiliki cita-cita yang tinggi. Dengan harapan, kedepan kelak mereka mampu mewujudkan dan meraih cita-cita atau mimpi mereka dengan upaya maksimal.

“Kami mendorong, tiap anak untuk memiliki impian yang tinggi,” terang Ketua Panitia Acara, Citra Suryaning Wardani, saat ditemui Timlo.net.

Menurut Citra, tiap anak memiliki mimpi yang berbeda-beda. Namun, tidak semua anak mau menunjukkan mimpinya kepada orang lain. Padahal, dengan menunjukkan mimpi yang dimiliki si anak kepada orang lain berarti anak tersebut memiliki kepercayaan diri tinggi bahwa suatu saat akan dapat meraih mimpinya itu.

“Tak masalah, mimpinya besar atau kecil. Asal dia berani mengungkapkan, berarti kelak dia akan berusaha untuk menggapainya,” terang Citra.

Dirinya berharap, melalui kegiatan tersebut mimpi anak-anak yang saat ini mungkin masih sebatas harapan dapat tergapai dengan semangat dan upaya keras yang dilakukan kelak.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge