0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wartawan Dihimbau Kuasai Bahasa Asing

foto: Rosyid
Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Marah Sakti Siregar menyampaikan materi jurnaisme investigasi kepada peserta Safari Jurnalistik yang diselenggarakan oleh PWI Solo di Monumen Pers, Sabtu (21/5). (foto: Rosyid)

Solo — Wartawan dihimbau menguasai bahasa asing untuk meningkatkan daya siang dengan tenaga kerja asing. Kebutuhan itu kian mendesak sejak dibukanya kran Masyarakat Ekonomi Asean (MES) pada akhir 2015 lalu.

“Jangan kalah sama mereka yang dari luar. Mereka sekarang bisa masuk ke Indonesia lho,” kata Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Marah Sakti Siregar dalam acara Safari Jurnalistik di Monumen Pers, Sabtu (21/5).

Ia menambahkan, saat ini PWI pusat sudah memfasilitasi wartawan dengan kursus bahasa asing gratis. Bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Eropa Indonesia (YPEI) dan Euro Management, program tersebut menawarkan lima bahasa yaitu Inggris, Jerman, Prancis, Belanda dan Jepang. Sayangnya, fasilitas tersebut baru ada di Jakarta.

“MOU antara PWI dan YPEI sudah ditandatangani kemarin (Jumat 20/5) di Jakarta,” terangnya.

Kemampuan berbahasa asing, ia menambahkan dinilai vital karena ke depan, akan semakin banyak orang berbahasa asing yang masuk ke Indonesia. Di sisi lain, wartawan yang menguasai bahasa asing berpotensi untuk bekerja di perusahaan media luar negeri yang umumnya memiliki tingkat kesejahteraan lebih tinggi.

“Siapa tahu, anda bisa kerja di media dari Singapura. Di sana kan gajinya pakai Dolar. Tentunya lebih sejahtera,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge