0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Alasan Mengapa Jurnalisme Investigasi Belum Diminati

foto: Rosyid
Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Marah Sakti Siregar menyampaikan materi jurnaisme investigasi kepada peserta Safari Jurnalistik yang diselenggarakan oleh PWI Solo di Monumen Pers, Sabtu (21/5). (foto: Rosyid)

Solo – ­ Kebanyakan pengusaha media belum melirik jurnalisme investigasi. Hal itu disebabkan tingginya resiko yang ditanggung. Di sisi lain, hanya segelintir orang yang menikmati karya­karya investigatif.

Padahal dari berbagai jenis karya jurnalistik, tulisan investigatif merupakan yang paling bermanfaat untuk publik.

“Akhirnya banyak yang tidak berani mengangkat ini (Jurnalisme investigasi),” kata Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Marah Sakti Siregar dalam acara safari jurnalisme yang digelar PWI Solo di Monumnen Pers, Sabtu (21/5).

Diakuinya, jenis jurnalisme yang satu ini memang membutuhkan biaya yang relatif tinggi. Selain itu, waktu yang diperlukan untuk menulis karya investigasi juga tidak sebentar. Tak jarang, untuk tahap persiapan saja diperlukan waktu hingga hitungan bulan.

“Belum lagi resiko di lapangan. Memang jurnalisme ini (investigasi) ini bukan main­main. Butuh wartawan dengan kecakapan yang tinggi,” terangnya.

Dari aspek manfaat, tulisan investigasi mengungkap hal­hal yang selama ini ditutup­tutupi oleh beberapa pihak. Aksi menutup­nutupi itu biasanya dilakukan karena akan merugikan pihak­pihak tertentu.

“Misalnya saja kasus korupsi. Banyak yang ditutup­tutupi. Tapi kalau kita bisa ungkap dalam satu karya jurnalistik, tentu manfaatnya akan sangat besar bagi masyarakat,” kata dia mencontohkan.

Kendati tidak mudah, ia mendorong peserta untuk berusaha membuat karya investigasi. Pasalnya, dengan demikian seorang wartawan akan diuji kemampuannya hingga batas maksimal.

“Coba sekali­kali ajukan ke redaktur Anda proposal investigasi. Jangan cuma liputan biasa­biasa saja. Kalau itu mudah,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge