0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Maskapai Salah Turunkan Penumpang, DPR Turun Tangan

Maskapai Lion Air (merdeka.com)

Timlo.net – Anggota komisi V DPR, Fauzih Amro mengatakan, DPR akan memanggil Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lion Air dan AirAsia untuk mengklarifikasi masalah salah menurunkan penumpang internasional pada pekan depan.

“Kita akan panggil Selasa atau Rabu besok dari Kemenhub dan Lion Air, termasuk AirAsia. Lion Air kan juga belum lama ini pilotnya pada mogok. Kita ingin tahu, (masalah gaji) itu hak mendasar. Gaji, keamanan, kesehatan itu kan mendasar,” ujar dia, Sabtu (21/5).

Fauziah mengaku telah memberi rekomendasi kepada Panitia Kerja (Panja) Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Penerbangan Nasional terkait perbaikan di sektor penerbangan. Setelah direkomendasi, diharapkan Panja bisa melakukan evaluasi terhadap regulator dan juga perusahaan-perusahaan penerbangan yang beroperasi di Indonesia.

“Kita sudah berikan rekomendasi ke Panja,” kata dia.

Di sisi lain, Fauziah mendukung pemberian sanksi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan kepada dua maskapai tersebut. Dengan demikian, diharapkan sanksi tersebut bisa memberi efek jera kepada maskapai.

“Saya rasa apa yang dilakukan pemerintah sudah tepat. Dan sanksi ini memberikan efek jera baik pada Lion Air maupun penerbangan lain. Punishment diberikan untuk berikan efek jera, kalau hanya teguran tidak akan beri efek jera,” jelas dia.

Seperti diketahui, insiden salah menurunkan penumpang pertama dialami Lion Air dari Singapura. Seluruh penumpang maskapai penerbangan Lion Air dari Singapore pada Selasa (10/5) lalu, dengan nomor penerbangan JT 161 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, lolos dari pemeriksaan baik Imigrasi maupun Bea Cukai.

Tak berselang lama, maskapai penerbangan AirAsia juga mengalami hal yang sama. Pada Senin (16/5), pesawat AirAsia QZ509 yang mengangkut 155 penumpang dari Singapura mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali pada pukul 23.54 WITA. Tanpa diketahui penyebabnya, sekitar 48 penumpang dibawa ke terminal kedatangan domestik.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge