0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keluar dari Rutan kok Mencuri, ya Dipenjara Lagi

dok.timlo.net/heru murdhani
Tersangka kasus pencurian diamankan di kantor polisi (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Seorang pemuda yang baru saja bebas dari Rutan sekitar sebulan lalu, kembali harus meringkuk di balik jeruji besi lantaran kedapatan mencuri. Pemuda yang lalu diketahui bernama Dimas Guntur (21) bahkan sempat dihadiahi bogem mentah oleh warga lantaran aksinya ketahuan.

“Saya enggak punya pekerjaan tetap Mas. Karena kepepet kebutuhan anak, ya saya mencuri,” ujar warga Kampung Petoran, Kelurahan Jebres, Kecematan Jebres, ini.

Aksi pencurian ini diawali saat Dimas beserta rekannya Wahyu Purnomo (30), berpura-pura hendak menemui salah seorang penghuni kos di kawasan Ngoresan, Jebres. Sebelum melancarkan aksinya, kedua pelaku menenggak minuman keras jenis Ciu agar tak ciut nyali.

Dimas kemudian masuk ke dalam kos dan mengambil sebuah laptop. Laptop tersebut diserahkan kepada Wahyu dan meminta Wahyu untuk pulang terlebih dahulu.

Untuk menghilangkan kecurigaan, Dimas berpura-pura ngobrol dengan penghuni kos lainnya. Beruntung, pemilik laptop segera sadar jika laptop miliknya raib. Tuduhan pun mengarah pada Dimas. Akhirnya Dimas digelandang ke Mapolsek Jebres.

“Laptop yang dicuri ini kan dibawa Wahyu, teman Dimas. Sementara, Wahyu mengaku sama sekali tak tahu bahwa laptop Dimas adalah barang curian,” ujar Kanitreskrim Polsek Jebres, AKP Widodo, Jumat (20/5).

Dimas dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun. Sedangkan Wahyu tetap ditangkap polisi untuk penyidikan lebih lanjut. Wahyu dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan barang hasil tindak pidana kejahatan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge