0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Simpan Sabu dan Ganja, Kadus Terancam Dicopot

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Klaten — Nasib Kepala dusun (Kadus) I Desa Barukan, Kecamatan Manisrenggo, Heri Subiyanto (41) di ujung tanduk. Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka lantaran tersandung kasus narkoba, Heri terancam diberhentikan dari jabatannya.

“Ya sudah mendengar kasus tersebut. Pemberhentian perangkat desa adalah kewenangan kepala desa (kades) dengan persetujuan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD),” kata Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda Klaten Hari Budiono, Jumat (20/5).

Hal itu diatur dalam Pasal 20 ayat 1 Perda 10 tahun 2006 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Perangkat desa yang terlibat kasus hukum dan berstatus tersangka akan ditindaklanjuti terkait jabatan dan tugas-tugasnya di desa.

Sedangkan pemberhentian tetap bisa dilakukan ketika sudah ada kekuatan hukum tetap (inkrah). Hal itu sesuai Pasal 22 ayat 3. Bahkan sesuai aturan yang baru, yakni UU No 6 tahun 2014, PP No 43 tahun 2014, dan Permendagri No 83 tahun 2015, pemberhentian perangkat desa melalui konsultasi kades ke camat.

“Jika memang statusnya sebagai tersangka maka dapat diberhentikan sementara. Pemberhentian (sementara) tersebut dilakukan hingga terdapat kebutuhan yang inkrah,” terang Hari.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kadus Heri Subiyanto diciduk polisi lantaran menyimpan tiga plastik kecil masing-masing berisi sabu -sabu dan daun ganja kering. Ia ditangkap usai menjalani tes urin dengan hasil positif mengandung metafemthamin, Senin (16/5) di Kantor Desa Barukan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge