0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Pasang Spanduk Tolak Overpass

timlo.net/nanin
Spanduk penolakan pembangunan Overpass di Dukuh Nglundu, Desa Denggungan, Banyudono dipasang di jalan kampung (timlo.net/nanin)

Boyolali — Warga Dukuh Nglundu, Desa Denggungan, Kecamatan Banyudono, memasang spanduk penolakan pembangunan overpass di lokasi proyek Jalan Tol Solo-Kertosono (Soker). Warga khawatir, pembangunan overpass akan berdampak pada jalur transportasi di desa tersebut.

“Kalau jalannya tinggi kan menyusahkan warga, apalagi petani yang mau ke sawah dan menjual hasil panen,” kata Ketua Peguyuban masyarakat Nglundu, Desa Denggungan, Zainal Arifin, Jumat (20/5).

Warga berharap pembangunan overpass bisa dibatalkan. Warga tetap menginginkan jalur dusun yang dilalui proyek tol tetap dibangun seperti semula. Akses jalan tersebut, merupakan jalur utama warga yang hendak ke sawah dan mengembala hewan ternak.

Sementara itu, Kepala Satker Tol Soker, Aidil Fiqri mengungkapkan pembangunan jalan tol Solo-Kertosono telah melalui kajian baik secara teknis, lingkungan dan keamanan serta keselamatan. Sehingga masyarakat yang dilalui tak perlu khawatir lagi dengan pembangunan jalan tol tersebut.

“Overpass jalan akses Dusun Nglundu sudah melalui kajian, ditelah disesuaikan dengan kondisi geografis dan dengan tanjakan yang tak terlalu menukik,” jelasnya.

Nantinya, lanjut Aidil, ada enam trap, sehingga tidak langsung menanjak tinggi. Disisi lain, pihaknya justru khawatir bila Overpass diganti dengan Underpass, nantinya justru akan kebanjiran bila musim penghujan. Pasalnya, kondisi geografis di lokasi tersebut rendah.

“Tidak ada pembangunan yang merugikan masyarakat,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge