0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemerkosa Bocah SD Tambah Satu Tersangka, Kapolres : Wajib Lapor

Kasatreskrim Polres Klaten AKP Farial M Ginting saat gelar perkara kasus pemerkosaan bocah di bawah umur di Kecamatan Jatinom (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Polres Klaten menetapkan satu tersangka baru dalam kasus pemerkosaan yang menimpa bocah kelas VI SD di Kecamatan Jatinom. Namun demikian, tersangka baru itu hanya mendapat sanksi wajib lapor.

“Jumlah tersangka sekarang ada tujuh orang. Enam tersangka ditahan, sedangkan satu tersangka baru ini hanya menjalani wajib lapor,” kata Kapolres Klaten AKBP Faizal, Jumat (20/5).

Sanksi wajib lapor tersebut, kata dia, sesuai Undang-Undang (UU) No 11 tahun 2012 tentang Peradilan Anak. Pasalnya, tersangka baru itu masih berusia 14 tahun atau dibawah umur. Kendati dilepas dan dikembalikan ke orangtuanya, pihaknya tetap melakukan proses hukum seperti enam tersangka lainnya.

“Proses hukum tetap sama. Tim pendamping juga sudah melekat pada korban. Insya Allah Senin (23/5) pekan depan berkas ketujuh tersangka sudah kami limpahkan (Kejaksaan Negeri Klaten),” tutur AKBP Faizal.

Senada disampaikan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Klaten, AKP Farial Ginting. Ditambahkan, pemerkosaan yang terjadi di Dukuh Sribitan, Desa Puluhan, Jatinom, Rabu (11/5) lalu itu sudah direncanakan para tersangka. Selain itu, pihaknya juga menyita barang bukti berupa sprei, pakaian korban, dan pakaian pelaku.

“Para tersangka dijerat pasal 81 UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara,” tambahnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge