0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dapat Kiriman Uang Nyasar Jutaan Dollar, Wanita Ini Kena Masalah Hukum

Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk
Christine Lee. (Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk)

Timlo.net—Anda pasti pernah berharap jika ada orang kaya atau bank yang salah mengirim uang jutaan ke rekening bank Anda. Dengan demikian, Anda bisa menjadi jutawan dadakan. Hal ini terjadi terhadap seorang wanita, Christine Jiaxin Lee dari Malaysia. Empat tahun lalu ada kiriman uang nyasar senilai £2,3 juta ke rekening banknya saat dia kuliah di Australia. Diperkirakan uang itu nyasar karena ada kesalahan teknis dari pihak bank.

Tentunya Christine merasa bahagia karena dia kaya mendadak. Dia lantas menghabiskan uang senilai £1,7 juta dalam setahun untuk membeli beberapa tas tangan buatan desainer. Mahasiswi teknisi kimia itu ditahan oleh Kepolisian Federal Australia di Bandara Sydney awal bulan Mei ini.

Wanita itu diduga menyembunyikan uang senilai £1,3 juta yang ditransfernya ke berbagai rekening bank rahasia di Australia. Selain menghabiskan uang untuk belanja tas buatan desainer ternama, Christine juga tinggal di apartemen mewah di Australia.

Jaksa penuntut umum mengatakan jika polisi dan bank menyadari adanya penarikan uang yang mencurigakan dari rekening bank wanita berusia 21 tahun itu pada 2012. Mereka mencoba menghubunginya berkali-kali lewat telpon dan email tapi tidak pernah dijawab.Polisi menuntutnya dengan tuduhan memperoleh uang secara tidak jujur dengan tipuan.

Pengacara Christine, Fiona McCarron berkata jika polisi tidak bisa mendakwanya untuk kesalahan yang dilakukan oleh pihak bank, karena dia tidak menghabiskan uang itu secara ilegal.

Hakim setuju dengan sang pengacara karena polisi akan kesulitan untuk membuktikan jika dia menggunakan uang itu secara ilegal.

“Mereka memberikan uang itu kepadanya. Tapi tidaklan berarti jika dia melanggar hukum,” kata sang hakim. Dia menambahkan jika terbukti memang uang itu ditransfer kepada Christine, maka mahasiswi itu berhutang kepada bank dan harus membayarnya kembali.

Sidang kasus ini sendiri akan diadakan pada 21 Juni 2016 di Australia.

(Berbagai sumber)

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge