0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wacana Pahlawan untuk Soeharto Terganjal Aturan

merdeka.com
Soeharto (merdeka.com)

Timlo.net – Sejumlah pihak menolak wacana pemberian gelar pahlawan kepada mantan presiden Soeharto. Selama ini, wacana tersebut menjadi salah satu keputusan Munaslub Partai Golkar beberapa waktu lalu.

Salah satu pihak yang menolak wacana itu, Politikus PDIP Masinton Pasaribu. Menurutnya masih ada TAP MPR nomor 11 tahun 98. Di dalamnya termuat perihal dalam pasal 47 yaitu pengadilan terhadap mantan Presiden Soeharto dan kroninya.

“TAP MPR Nomor 11 tahun 1998 itu lahir dari suasana kebatinan untuk mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme yang selama 30 tahun dipraktikkan oleh rezim Orde Baru Soeharto,” kata Masinton, Jumat (20/5).

“Nah, masak orang bermasalah diberikan gelar pahlawan. Kemudian dalam UU Nomor 20 tahun 2009 juga diatur azas-azas itu,” imbuhnya.

Menurut anggota komisi III DPR ini, dalam TAP MPR nomor 11 juga undang-undang No.20 tahun 2009, Soeharto tidak memenuhi syarat pemberian gelar.

“Jelas-jelas satu kesepakatan institusi tertinggi negara saat itu MPR menyatakan Soeharto harus diadili, masa diberikan gelar,” tuturnya.

Maka dari itu menurut Masinton, jika ingin Soeharto menjadi pahlawan, TAP MPR harus dicabut terlebih dahulu. Selain itu peraturan perundang-undangan yang membatasinya juga harus diubah.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge