0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mandi di Sungai, Dua Bocah Tewas Tenggelam

dok.merdeka.com
Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Karanganyar — Dua bocah warga Sarirejo, Desa Alastuwo, Kacamatan Kebakramat, Karanganyar tewas mengenaskan setelah terseret anak sungai Bengawan Solo di wilayah Kaliwuluh, Kebakkramat, Kamis (19/5). Korban terseret arus saat mandi di sungai tersebut.

“Dua korban adalah Sila Prapanca Kriswidiyanto (8) warga Sarirejo RT 3/ RW 11 Desa Alastuwo, dan Nomanja Abdul Jafar Fegas (4) warga Sarirejo RT 1/ RW 12 Desa Alastuwo,” kata Kapolsek Kebakramat AKP Lukman Tri Novianto.

Awalnya, lanjut Kapolsek, dua korban bersama satu temannya yakni Mohammad Affian (4) pamit kepada orang tuanya untuk mengunjungi rumah neneknya pukul 11.00 WIB. Namun mereka justru mandi di anak sungai yang bermuara ke Bengawan Solo di wilayah Kaliwuluh. Keduanya langsung menceburkan diri ke sungai.

“Diduga mereka tidak bisa berenang, Sila putra Budi Santoso dan Jafar putra Agus Dwi Haryanto itu terseret arus sungai,” jelas AKP Lukman.

Satu teman korban kemudian mencari pertolongan kepada petani yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Petugas Polsek Kebakkramat dan relawan Kebakkramat melakukan penyisiran. Hingga akhirnya, dua korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi menceburkan diri. Keduanya ditemukan sudah tidak bernyawa.

”Korban ditemukan pukul 12.00 WIB. Satu korban ditemukan tidak jauh dari tempat mandi dan korban satunya ditemukan di Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen,” katanya.

Dari hasil visum yang dilakukan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kedua korban meninggal murni karena kecelakaan. Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

”Informasi dari keluarga, korban berpamitan untuk pergi ke rumah saudaranya. Namun korban mandi di sungai terlebih dulu. Karena tidak bisa berenang, korban tenggelam,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge