0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bripka Seladi, Teladan Brigadir hingga Jenderal Polisi

dok.merdeka.com
Bripka Seladi, polisi yang nyambi jadi pemulung (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kejujuran dan kerja keras adalah sebuah pilihan yang harus dipertahankan. Bripka Seladi menjadi salah satu contoh pribadi yang memegang erat pendapat itu, kendati semuanya tidak mudah dilakukannya.

Bripka Seladi (57), sehari-hari bertugas di Satuan Lalu Lintas Polres Kota Malang. Setiap pagi berkantor di Satpas Polresta Malang menguji masyarakat yang mengurus SIM.

Di sela waktunya, Seladi memanfaatkan memulung untuk penghasilan tambahan. Selama 16 tahun di bagian SIM, Seladi mengaku belum pernah menerima bayaran dari orang yang diuji.

Setiap pulang kantor, sekitar pukul 16.00 WIB, langsung menuju tempat pengumpulan sampahnya. Harusnya sikap Seladi bisa menjadi contoh bagi para brigadir hingga jenderal Polri.

“Dunia hanya menyediakan dua pilihan kok, jujur dan tidak jujur. Malas atau kerja keras, baik atau buruk, semua berpasang-pasang, tergantung kitanya saja,” kata Bripka Seladi, di gudang sampahnya di Jalan Dr Wahidin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (18/5).

Seladi mengaku sekitar setahun lagi akan memasuki masa pensiun. Pekerjaan sampingan sebagai pemulung, disiapkan nantinya untuk penopang hidupnya.

“Itu yang sudah saya persiapkan. Kalau pensiun nanti akan melanjutkan pekerjaan ini (memulung),” kata Seladi di tempat pengumpulan sampahnya.

Hingga kini, Seladi bersama istri dan tiga anaknya tinggal menumpang bersama mertuanya di Jalan Gadang Gang 6 No 44 Kota Malang. “Itu rumah mertua saya, memang suruh tinggal bersama,” katanya tanpa menutupi.

Silade menjadi pemulung sejak 2006, namun sejak 2008 sudah tidak berkeliling mencari sampah. Ia cukup memisahkan sampah di sebuah rumah yang dipinjami oleh temannya. Sampah itu cukup diambil di satu titik, kemudian dipilahnya.

Kasat Lantas Polres Kota Malang AKP David Triyo Prasojo selaku atasan mengaku sejak awal sudah mengamati penampilan sederhana Seladi. Bahkan di sebuah apel, dia pernah meminta para personel untuk mencontoh kesederhanaan ayah empat anak tersebut.

“Beliau menjadi sosok teladan kami secara pribadi, juga untuk rekan-rekan anggota yang lain. Hal-hal yang bisa diambil dari beliau adalah kerja keras, kesederhanaan beliau dan mental beliau yang sangat kuat,” kata David di kantornya, Jumat (20/5).

Selama dalam kepemimpinannya, kata David, kinerja Seladi patut dibanggakan. Kedisiplinan, integritas, loyalitas terhadap pekerjaan, sama sekali tidak terganggu oleh aktivitasnya sebagai pemulung.

Secara keseharian, Seladi cukup baik dalam melaksanakan tugas dan komunikasi dengan teman-temannya. Selama David menjabat Kasat Lantas, keadaannya sudah seperti yang sekarang ini.

“Setahu saya sejak 2006, tetapi saya di sini sejak 2014. Saat saya di sini, beliau sudah melakukan kegiatan itu. Beliau banyak yang mengapresiasi,” katanya. [did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge