0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dituduh Memperkosa Siswi SMK, Ucok Ditangkap

merdeka.com
Ilustrasi Pelecehan Seksual (merdeka.com)

Timlo.net — RS alias Ucok (18) pemuda yang berdomisili di Desa Ujung Batu Timur, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau ditangkap anggota Polsek Tandun. Ucok dituduh melakukan pemerkosaan terhadap seorang siswi SMK di kota tersebut, berinisial EF (18).

Kapolres Rokan Hulu AKBP Pitoyo Agung Yuwono Kamis (19/5) mengatakan, Ucok sempat menjadi buronan polisi selama dua hari setelah diduga memperkosa EF pada Senin (16/5) malam di sebuah rumah kosong.

“Tersangka Ucok ditangkap pada Rabu kemarin sekitar pukul 14.30 WIB tanpa perlawanan. Saat ini sudah kita tahan untuk proses hukum selanjutnya,” ujar AKBP Pitoyo.

Pitoyo menjelaskan, kasus ini berawal saat Ucok datang ke rumah kos EF di Kecamatan Ujungbatu kabupaten Rohul, untuk menanyakan keberadaan teman korban.

Setelah sampai, Ucok malah bertemu dengan korban. Tiba-tiba korban meminjam sepeda motor Ucok untuk membeli nasi goreng. Namun, Ucok menawarkan diri menemani korban membeli nasi goreng di depan SMAN 1 Tandun.

“Dalam perjalanan, korban (EF) sempat menolak membeli nasi goreng sampai ke Tandun. Namun tersangka (Ucok) beralasan ingin bercerita banyak dengan korban,” kata Pitoyo.

Senin malam itu sekitar pukul 21,45 Wib, Ucok berubah pikiran. Bukannya mengantarkan EF pulang ke rumah kosnya, dia malah membawa korban ke sebuah bengkel di Desa Tandun dengan alasan akan mengganti sepeda motor.

“Sesampainya di bengkel pelaku ternyata tidak mengganti ban sepeda motornya. Pelaku mengajak korban masuk ke dalam rumah yang sedang kosong di depan bengkel itu, kemudian mengunci pintunya,” ucap Pitoyo.

Melihat gelagat tak beres dari perilaku Ucok, korban menjerit meminta pertolongan warga. Ucok pun menampar bagian mata sebelah kiri korban. Bahkan Ucok juga mengancam korban dan akan membunuhnya, sambil mendorong dan memaksanya masuk ke kamar. Dalam rumah itulah Ucok diduga sempat menggagahi EF sampai tiga kali.

“Berselang dua hari kemudian, Rabu (18/5) sekira pukul 09.00 WIB, korban akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kakaknya SW (32),” kata Pitoyo.

Tempat tinggal kakaknya jauh dari rumah korban, yakni di Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo. Mendengar cerita adiknya, Rabu sekitar pukul 13.30 Wib, kakaknya dan korban kemudian melaporkan pelaku ke Polsek Tandun.

“Setelah mendapat laporan dari korban dan kakaknya, anggota Unit Reskrim Polsek Tandun langsung mencari dan berhasil menangkap pelaku,” tandas Pitoyo.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge