0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Mau Melayani, Istri Dicekik

Ilustrasi Penganiayaan (merdeka.com)

Wonogiri — Kesal nafsu syahwatnya tidak terlampiaskan, WP (38) warga Kaliancar, Selogiri melakukan percobaan kekerasan terhadap istrinya, SA (33). Kini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang PPA Polres Wonogiri.

“Korban ditindih oleh suaminya, lehernya dicekik, dan tangan kanan terlapor memegang pisau,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Renald Reflie Rumandor melalui Kasubag Humas Polres Wonogiri AKP Gunawan, Kamis (19/5).

Dikatakan, mereka hampir enam bulan pisah ranjang, tapi keduanya masih tinggal serumah hanya beda kamar. Dari keterangan SA, peristiwa tersebut bermula saat WP berniat mengajak SA berhubungan intim pada Selasa (17/5) sekitar pukul 20.30 WIB. Namun istrinya malah asyik main HP.

Tidak digubris oleh sang istri, membuat WP marah. Kemudian WP mengambil sebilah pisau yang kebetulan tak jauh dari kamar. WP menindih tubuh SA sembari mencekik lehernya, dan tangan kanan terlapor memegang pisau. Namun, saat kejadian itu, anak kandungnya datang dan berteriak-teriak.

Mendengar rengekan anak kandungnya, WP melepaskan dan membiarkan SA lari menyelamatkan diri. Atas peristiwa tersebut istrinya melaporkan ke Mapolsek Selogiri. Selanjutnya, terlapor diamankan jajaran Polsesk Selogiri kemudian dilimpahkan ke unit PPA Polres Wonogiri.

“Dugaan sementara terlapor kesal karena sudah enam bulàn lebih tidak pernah mendapatkan pelayanan biologis dari terlapor yang masih istri sahnya,” tandasnya.

Dugaan sementara, WP melakukan tindak pidana Kekerasan Dalam rumah Tangga (KDR) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat 4 UU No 23 tahun 2004.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge