0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Dukung Penyegelan Pabrik Tak Berizin

dok.timlo.net/daryono
Ketua Komisi II DPRD Solo, YF Sukasno (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Upaya tegas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyegel pabrik tidak berizin di kawasan Banyuanyar, Banjarsari, Solo mendapat dukungan dari kalangan legislatif. Menurut anggota Dewan, tindakan yang dilakukan Satpol PP tersebut sebagai bentuk shock therapy supaya pengusaha nakal tidak bertindak seenak mereka.

“Solo itu welcome sebagai kota investasi, tapi ya mbok ojo disepelekne (tapi terus jangan disepelekan),” terang Ketua Komisi II DPRD Solo, YF Sukasno, Rabu (18/5).

Seharusnya, kata Sukasno, sebelum mendirikan sebuah tempat usaha atau pabrik harus melalui prosedur yang seharusnya. Jangan sampai, tahapan prosedur ini terlewati lantaran dapat berakibat fatal ke depannya. Terlebih, jika pabrik yang berlokasi di kawasan padat penduduk dapat mengganggu kenyamanan, baik itu faktor udara, air hingga suara.

“Kalau sudah melewati tahapan perijinan, tentunya sudah melewati pendekatan dengan masyarakat sekitar. Tapi, kalau masyarakat sampaikomplain pasti pabrik tersebut bermasalah,” jelas Sukasno.

Politikus Partai PDIP ini juga mengatakan, penindakan yang dilakukan Pemkot Solo, khususnya oleh Satpol PP dapat menjadi efek jera para pengusaha. Meski begitu, tindakan tegas yang dilakukan harus sesuai prosedur yang berlaku.

“Menegakkan peraturan juga harus sesuai prosedur, jangan seenaknya,” terang Sukasno.

Sebelumnya diberitakan, PT Sumber Anugerah Platindo yang beralamat di Jl Adi Soemarmo No 145 Banyuanyar, Banjarsari, Solo disegel Satpol PP. Penyegelan pabrik yang bergerak di bidang pengolahan plastik ini lantaran tidak memiliki izin serta mencemari udara lantaran bau menyengat yang dihasilkan waktu produksi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge