0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tarif Parkir Progresif di Stasiun, PT KAI Angkat Tangan

timlo.net/ichsan rosyid
Taman Parkir Stasiun Purwosari (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — PT KAI Daop 6 Yogyakarta lepas tangan terkait penerapan tarif parkir progresif di Stasiun Purwosari dan Balapan. Pasalnya, pengelolaan parkir di Stasiun selama ini ditangani oleh pihak ketiga sehingga PT KAI tidak berwenang menetapkan tarif parkir.

“Tentang tarif parkir, kami tidak bisa menjawab karena itu bukan wewenang kami,” kata Manajer Humas PT KAI DAOP 6, Eko Budianto, Selasa (17/5).

Terkait penolakan Pemkot atas tarif tersebut, ia mempersilakan Pemkot menegur pengelola parkir bila memang menyalahi aturan. Saat ini pengelolaan parkir di Stasiun Purwosari dan Balapan berada di tangan PT Reksa Multi Usaha (RMU).

“Diperiksa saja, sesuai atau tidak dengan Perda yang berlaku. Kalau tidak bisa ditegur,” kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, Timlo.Net belum berhasil menghubungi pihak PT RMU. Beberapa kali mencoba menghubungi melalui telefon namun tidak mendapat respon dari yang bersangkutan.

Sebelumnya, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo dengan tegas menolak penerapan tarif progresif di stasiun. Pasalnya, dengan kebijakan tesebut, biaya transportasi umum akan membengkak. Ia khawatir masyarakat akan kembali menggunakan kendaraan pribadi bila biaya transportasi umum terlalu tinggi.

“Seharusnya ada koordinasi dulu dengan Pemkot,” kata dia.

Perlu diketahui, mulai 1 Juni mendatang, tarif parkir di Stasiun Purwosari dan Balapan akan menggunakan sistem progresif. Untuk kendaraan bermotor akan dikenakan tarif Rp 2 Ribu untuk dua jam pertama. Biaya parkir motor bertambah Seribu Rupiah per jam dengan batas tarif maksimal Rp 5 Ribu. Sementara untuk kendaraan mobil, dikenakan tarif Rp 3 Ribu untuk 2 jam pertama, bertambah Seribu Rupiah setiap satu jam dengan batas maksimal Rp 10 Ribu.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge