0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Puasa, Penyaluran Raskin Dipantau

Disperindagkop Klaten memantau penyaluran Raskin di Desa Mlese, Kecamatan Ceper (dok.timlo.net/humas pemkab klaten)

Klaten — Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Klaten bersama Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) memantau penyaluran beras untuk warga miskin (Raskin), Selasa (17/5). Mereka mendatangi pendistribusian raskin di wilayah Kecamatan Ceper.

“Panyaluran Raskin dimulai sejak 10 Mei hingga 19 Mei 2016. Secara bertahap, setiap harinya menyasar tiga hingga lima kecamatan,” ujar Kepala Sub Bagian Disperindagkop UKM Klaten, Budi Sarjono, Selasa (17/5).

Sesuai ketentuan dari pemerintah pusat, dikatakan, alokasi Raskin di Klaten untuk bulan Februari dan Maret 2016 berkualitas beras premium. Sedangkan alokasi untuk Januari, April dan Mei berkualitas beras medium.

“Sementara bulan Juni yang bertepatan dengan bulan Puasa, jadwal pembagian Raskin dilakukan dua kali, yakni sekali kualitas premium dan sekali kualitas medium. Sedangkan Raskin bulan Mei berasal dari Gudang Beras 301 Karanganom, Klaten Utara yang disalurkan ke 401 desa/kelurahan sebanyak 108.527 RTM (Rumah Tangga Miskin) dengan total jumlah beras 1.627.905 kilogram,” kata Budi.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Mlese, Kecamatan Ceper, Hary Wibawa menjelaskan, jumlah kepala keluarga (KK) di desanya mencapai 1.500 KK terdiri dari 4.000 jiwa. Adapun jumlah rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) Raskin sebanyak 273 KK.

“Mekanisme pengambilan dan pembayaran Raskin di wilayah kami dikoordinir setiap RT, uang disetor kepada petugas Raskin desa. Selama ini pendistribusian dan penerimaan berjalan lancar tanpa ada komplain. Warga membayar Rp 1.600 per kilogram atau kalau ditotal sebesar Rp 24 ribu untuk setiap sak berisi 15 kilogram raskin,” jelas Harry.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge