0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Ingin Trauma, Saudara Kembar Yuyun Dimasukkan Pesantren

(merdeka.com)

Timlo.net –  Gadis belia, YY (14), tewas usai diperkosa belasan pria bergiliran. Saudara kembar korban, Yayan (14) disekolahkan di pondok pesantren di Malang.

“Ini kami akan mengantar Yayan ke Malang, kami akan dijemput oleh orang dari Kemensos. Di sana Yayan akan sekolah di Pondok Pesantren yang dijanjikan oleh ibu Khofifah saat berkunjung ke rumah kami beberapa waktu lalu,” kata orang tua Yayan dan Yuyun, Yakin (32), Selasa (17/5).

Yakin dengan istrinya mendukung penuh keinginan Yayan agar sekolah di Malang, sehingga nantinya bisa melupakan kejadian yang menimpa saudara kembarnya itu.

“Dio memang bercito-cito nak jadi kiyai, kami mendukung dio sekolah di sano, apo lagi ibu Menteri Khofifah sudah berjanji nak nyekolahkannyo di pondok pesantren,” kata Yakin dengan logat daerah.

Menurutnya, selain Yayan akan bersekolah di Jawa, dirinya pun bersama istrinya Yana akan pindah ke Kota Bengkulu. Hal ini untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Selama ini mereka tinggal di Dusun V Desa Kasie Kasubun sebagai perantau dari Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.

Sebelum pindah ke Bengkulu dirinya akan menjual kebun seluas satu hektare yang mereka tanami kopi sebanyak 3.000 batang.

Sementara itu Mardiani dari Women Crisis Center (WCC) Bengkulu menambahkan, langkah yang diambil oleh kedua orang tua almarhumah Yuyun itu merupakan tindakan tepat guna menghilangkan trauma yang dialami Yayan dan keluarganya. Untuk itu dia berjanji akan terus mengawal jalannya proses hukum yang dialami Yuyun ini sampai selesai.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge