0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Penasaran Mengapa Gagang Cangkul Jadi Alat untuk Habisi Enno

dok.timlo.net/red
Ilustrasi (dok.timlo.net/red)

Timlo.net – Polisi masih mendalami tindakan sadis para tersangka pembunuh Enno (19), seorang karyawati pabrik di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Dalam aksinya, tersangka RA (15) bersama dua rekannya secara sadis memperkosa korban bergiliran. Tak hanya itu, tersangka memasukkan gagang cangkul ke organ vital korban hingga tak bernyawa.

Kepada penyidik, Rahmat mengaku memerkosa dan membunuh Enno setelah sempat ditolak untuk berhubungan intim di kamar mess-nya, Kamis (12/5) lalu.

“RA ini pacar korban, baru kenal satu bulan, masih duduk di bangku SMP. Keduanya sudah janjian Kamis malam mau ketemu di kamar mess Enno,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo, Selasa (17/5).

Menurut Sutarmo, berdasarkan keterangan Rahmat di dalam kamar itu, mereka sempat bercumbu. Tidak lama, Rahmat pun meminta lebih, yakni ingin berhubungan badan. Namun Enno menolaknya karena takut nanti akan hamil.

Merasa permintaannya ditolak, Rahmat pun beranjak dari tempat itu, lalu bertemu dengan dua orang pria lain. Kemudian memerkosa bersama-sama.

Sutarmo meyakini, masih ada motif lain yang akhirnya membuat ketiga tersangka melakukan pembunuhan secara sadis. Pihaknya bersama jajaran Polda Metro Jaya masih menyelidiki hal ini lebih lanjut.

“Kami masih menggali alasan lain pelaku menghabisi korban,” kata Sutarmo.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge