0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Subiakto: UMKM dan Koperasi Belum Siap Hadapi MEA

Mantan Menteri Koperasi dan UKM, Subiakto Tjakrawerdaya (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo —┬áMantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Subiakto Tjakrawerdaya menyatakan, pengusaha mikro kecil dan koperasi saat ini belum siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Ini merupakan pekerjaan rumah bagi kita semua, terutama pemerintah untuk segera secara cepat mempersiapkan mereka, karena MEA sudah berlaku sekarang,” jelas Subiakto seusai menerima Anugerah Award UNS Summit 2016, di Auditorium UNS, Kentingan Solo, Senin (16/5) malam.

Menurut Subiakto, pemerintah belum ada suatu strategi-strategi besar untuk memperkuat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Tetapi bukan berarti pemerintah tidak mempunyai kebijakan. “Kebijakan sudah punya, namun belum memiliki kebijakan secara terpadu dan besar-besaran mempersiapkan mereka,”jelasnya.

Subiakto menyatakan, usaha-usaha kecil sekarang ini baru dibina dan diberdayakan secara parsial, tidak secara integrited, dan tidak secara komprehensif integral melalui pembinaan sistem pemberdayaan ekonomi rakyat yang lebih terpadu.

Kata kuncinya, kata Subiakto, kita dorong mereka untuk berkoperasi, bekerjasama. Tanpa kerjasama tidak mungkin bisa menghadapi persaingan dan efisien. Dan koperasi saja tidak cukup, karena persaingan begitu keras. Inilah perlu peranan perusahaan negara. Tanpa sinergi dengan perusahaan negara, usaha mikro kecil dan menengah tidak akan mampu bersaing menghadapi kekuatan-kekuatan besar.

“Inilah yang sebetulnya menjadi strategi pemerintah untuk mempercepat proses penguatan UMKM dan koperasi menghadapi tantangan MEA dan persaingan global,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge