0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengiriman Lokomotif Kuno dari TMII Terkendala Lelang

Sepur Kluthuk Jaladara (dok.timlo.net/dhefi)

Solo — Kedatangan kereta dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk mendampingi Sepur Kluthuk Jaladara tertunda lantaran proses lelang yang tidak biasa. Pasalnya, kereta pendamping tersebut merupakan benda cagar budaya sehingga proses lelang pemindahan dan perawatannya masih menjadi barang baru bagi pemerintah.

“Ini baru pertama kali lelang pengadaan jasa tapi yang dikerjakan merupakan benda cagar budaya,” kata Kepala Dishubkomnifo, Yosca Herman Sudrajat, Senin (16/5).

Status benda cagar budaya yang melekat pada lokomotif kereta yang bakal mendampingi Jaladara itu, disebut Yosca, menimbulkan kendala administrasi. Awalnya proses pemindahan lokomotif yang diperkirakan hanya dikisaran harga Rp 750 Juta sampai Rp 1 Miliar. Namun para kontraktor keberatan dengan angka tersebut dengan alasan rumitnya proses pemindahan kereta.

“Dengan nilai segitu nggak ada yang mau. Akhirnya membengkak jadi Rp 1,2 Miliar. Karena tidak bisa diangkut lewat jalan. Harus lewat rel,” kata dia.

Kendati demikian, ia memastikan lokomotif kuno itu akan datang Juni mendatang. Saat ini, proses lelang sudah selesai dan akan segera dikirim dari Museum Lokomotif TMII ke Stasiun Purwosari.

“Ini juga terpaksa kita koordinasi dengan PT KAI untuk renovasi Stasiun Purwosari karena sekarang ini di sana sudah penuh,” tambahnya.

Sebelumnya, Kereta Api Jaladara rusak di bagian ketel uapnya karena sudah uzur. Akibatnya, kereta buatan tahun 1892 itu sempat tidak beroperasi sejak Februari hingga April. Dishubkominfo terpaksa menolak enam rombongan wisatawan yang hendak menggunakan kereta wisata di Solo itu.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge