0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sekeluarga Dibunuh, Mayat Dibuang ke Sungai

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Warga Banyuasin, Sumatera Selatan digegerkan dengan penemuan satu keluarga dalam kondisi tewas mengenaskan. Jenazah lima anggota keluarga itu ditemukan mengapung di anak Sungai Musi, Kecamatan Muara Sugihan, Banyuasin, Sumatera Selatan. Semua korban diduga tewas dibunuh.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban, Tasir (65), ditemukan banyak bercak darah. Kuat dugaan, korban dan empat istri anaknya merupakan korban perampokan sadis.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova mengungkapkan, dari keterangan warga, korban beberapa hari sebelum ditemukan tewas baru saja menjual tanah di tempat kelahirannya di Pulau Jawa seharga Rp 600 juta. Hal itulah membuat pelaku beraksi untuk memiliki uang tersebut.

Namun informasi yang beredar, uang tersebut dititipkan di salah satu keluarganya sehingga pelaku tak berhasil mendapatkannya.

“Dugaan sementara para korban tewas dirampok,” ungkap Djarod, Senin (16/5).

Dari penyelidikan awal, kata dia, para korban dihabisi di rumahnya. Setelah tewas, jasad semuanya dibuang ke sungai untuk menghilangkan jejak.

“Kasus ini akan kita ungkap untuk mencari pelakunya. Polda Sumsel turun tangan bersama polres setempat,” ujarnya.

Seperti diketahui, warga Kecamatan Muara Sugihan, Banyuasin, Sumatera Selatan, dalam empat hari terakhir dihebohkan dengan penemuan lima mayat yang mengapung di anak Sungai Musi. Setelah diselidiki, para korban merupakan satu keluarga.

Mereka adalah Tasir bin Sarat (65), Topiah (60), Kartini binti Tasir (37), Winarti binti Tasir (14), dan Ariyam binti Tasir (6). Semuanya tinggal di Jalur 16, Desa Indrapura, Kecamatan Muara Sugihan, Banyuasin.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge