0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Satwa Ngamuk, WGM Wajib Miliki Senapan Bius

dok.timlo.net/tarmuji
Dua gajah baru penghuni Waduk Gajah Mungkur (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Rencana pengadaan senapan bius oleh pengelola obyek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri untuk upaya pengendalian satwa yang mengamuk, ternyata mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya dari BKSDA Jateng.

“Secara awam, hewan liar yang menjadi koleksi sebuah obyek wisata dapat dikatakan jinak. Namun demikian, naluri binatang liar tetaplah liar, sehingga perlu kehati-hatian, baik pawang maupun para dokter hewannya,” ungkap Kasie Konservasi BKSDA Jateng, Titik Sudaryanti, Senin (16/5).

Paska kematian drh Oktavia Esthi Warahapsari pekan lalu, terungkap fakta baru jika selama ini WGM belum memiliki senapan bius untuk pengendali satwa liar yang mengamuk.

Namun demikian, pengelola WGM menyatakan jika pengadaan senapan bius baru dalam proses permohonan ke Pemkab Wonogiri. Titik pun menyebut pengadaan senapan bius merupakan kewajiban, sehingga pihaknya pun merekomendasikan kepada pengelola WGM untuk segera menindaklanjuti.

“Selain senapan bius, dokter dan pawang juga harus hati-hati terhadap hewan liar koleksinya. Jangan sampai bekerja di luar prosedur, jangan sampai ada hewan liar yang tersakiti, apalagi ditelantarkan,” katanya.

Dia pun meminta agar pengunjung juga memaklumi setiap aturan yang ada di WGM. Paska peristiwa tragis itu, otomatis pihak WGM pun telah menerapkan pengamanan di sejumlah kandang satwa liar, khususnya di kandang  gajah. Bahkan kemungkinan pengunjung pun dilarang mendekat.

“Untuk itu kami harap pengertiannya kepada pengunjung. Yang jelas keselamatan harus diutamakan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge