0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Dukung Setnov, JK Dukung Akom?

merdeka.com
Presiden Jokowi hadiri Munaslub Golkar (merdeka.com)

Timlo.net – Isu dukungan petinggi negara terhadap calon ketua umum tertentu dalam Munaslub Golkar santer terdengar. Presiden Joko Widodo (Jokowi) diisukan mendukung Setya Novanto (Setnov) dan Wapres Jusuf Kalla (JK) diisukan mendukung Ade Komarudin (Akom).

“Saya memang sudah mendengar bahwa ada campur tangan pemerintah dalam menentukan siapa yang akan menjadi ketua umum Partai Golkar ke depannya. Tentu saja hal ini membuat saya sedih melihat Partai Golkar yang hampir hancur ketika tumbangnya rezim orde baru dan mampu bertahan, kini kondisinya seperti ini,” ujar Akbar, Senin (16/5).

Dia mengakui dirinya sebenarnya mendukung Airlangga Hartarto sebagai ketua umum. Namun melihat campur tangan kekuasaan yang ada, maka akan terjadi polarisasi pada dua calon ketua umum yaitu Setya Novanto dan Ade Komaruddin karena memang menurutnya hanya keduanya yang didukung oleh pemerintah.

“Isu yang beredar bahwa Novanto didukung oleh Jokowi melalui Luhut Pandjaitan, sementara Akom didukung oleh Jusuf Kalla untuk menjadi ketua umum. Campur tangan seperti ini seharusnya tidak terjadi karena para pemilih suara memilih secara fair dengan melihat visi misi, rekam jejak, PDLT, latar belakang profesi dan sebagainya,” tambahnya.

Ditanyakan apa kepentingan Jokowi dan JK sehingga berupaya meletakkan orang-orang yang didukung sebagai ketua umum, Akbar pun menjelaskan, Jokowi tentunya punya kepentingan karena bagaimanapun Golkar adalah partai besar yang kaya pengalaman politik.

“Yang jelas kalau seperti ini petanya bisa saja ada konflik di pemerintahan antara RI 1 dan RI 2. Lagian memang kita tidak jelas menjalankan sistem presidensialnya. Kalau presidensial murni seperti di Amerika Serikat kan wapresnya tidak pernah kelihatan, tidak seperti di Indonesia,” jelas Akbar.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge