0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Diminta Tingkatkan Hubungan RI-Korea

merdeka.com
investasi, korea (merdeka.com)

Timlo.net – Kunjungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Korea Selatan pada 15-18 Mei 2016, diyakini bisa meningkatkan kepercayaan investor negara tersebut terhadap perbaikan iklim investasi di Indonesia. Sebab, investor Korea Selatan termasuk yang aktif melakukan penanaman modal di Indonesia.

Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan, triwulan pertama 2016, Korea Selatan berada di peringkat keenam dari daftar asal investasi ke Indonesia dengan nilai investasi mencapai USD 188 juta terdiri dari 435 proyek dan menyerap 28.349 tenaga kerja.

Investasi yang masuk dari Korea Selatan tahun lalu mencapai USD 1,2 miliar tumbuh sebesar 7,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

“Korea Selatan merupakan salah satu mitra investasi Indonesia dengan rasio investasi yang cukup tinggi sekitar 60-70 persen. Artinya, apabila mereka telah menyatakan komitmennya untuk berinvestasi, maka sebagian besar akan direalisasikan,” kata Kepala BKPM, Franky Sibarani, Senin (16/6).

Franky menjelaskan bahwa saingan berat bagi Indonesia untuk menarik investasi dari Korea Selatan di antara negara-negara ASEAN adalah Vietnam. Menurut data foreign direct investment (FDI) Market, investasi Korea di Vietnam masih lebih besar dibandingkan ke Indonesia.

Dia mengharapkan adanya komitmen investasi perusahaan Korea, baik investasi baru maupun perluasan. Seperti perusahaan garmen dan sepatu asal Korea Selatan yang sedang dalam tahap konstruksi, yang berlokasi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

“Perusahaan ini diperkirakan akan produksi komersial awal September 2016. Perusahaan ini akan menyerap lebih dari 20.000 tenaga kerja dengan rencana investasi sebesar USD 120 juta,” imbuhnya.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge