0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Whale Shark Naikkan Keunikan Wisata Bahari Indonesia

bappeda.gorontaloprov.go.id
Hiu paus di Gorontalo (bappeda.gorontaloprov.go.id)

Timlo.net – Ramainya tempat favorit untuk menyelam di Tanah Air, dijadikan senjata andalan untuk memikat 31 pengusaha wisata Thailand. Salah satunya dengan mempromosikan diri di ajang Enchanting Under Water Indonesia, di Bangkok beberapa waktu lalu.

“Ada delapan perusahan wisata diving Indonesia yang memberikan testimoni di Bangkok. Banyak yang tertarik menanamkan modalnya di sektor diving,” terang Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana, Jumat (13/5).

Ketertarikan para pengusaha Thailand itu memang bisa dimaklumi. Maklum, seluruh diving spot favorit tak pernah sepi dikunjungi wisatawan. Saat libur panjang kemarin, di Kepulauan Banda, Maluku, 25 spot menyelam yang paling terkenal seperti Sonegat, Pulau Keraka, Pulau Syahrir Batu Kapal, Pulau Hatta, serta Pulau Ai, semuanya penuh.

Hal yang sama juga terjadi di 20 titik penyelaman di Bunaken – Sulawesi Utara, Taman Nasional Wakatobi, 88 titik penyelaman di Selat Lembeh – Sulawesi Utara serta tiga spot diving di Pulau Weh – Aceh.

Sejumlah titik penyelaman yang tersebar di Labuan Bajo, Pulau Komodo, dan Pulau Rinci, NTT, 50 titik menyelam laut Alor, 28 titik penyelaman di Derawan, spot diving di Teluk Cenderawasih dan Raja Ampat, juga penuh.

Dari paparan Pitana, saat ini para pengusaha wisata diving Indonesia yang difasilitasi Kemenpar dan Kedutaan Besar RI di Bangkok tengah membahas berbagai pola kerjasama dengan pengusaha Thailand. Antara lain melalui pola kerjasama pemasaran bersama yang mengeksplore tujuan-tujuan wisata diving Indonesia kepada turis-turis wisata diving yang juga mengunjungi Thailand.

“Indonesia merupakan pilihan yang tepat untuk tujuan wisata diving. Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau serta merupakan pusat dari corral reef triangle yang memiliki berbagai lokasi diving berpanorama indah dan unik,” terang Kepala Urusan Ad Interim KBRI di Bangkok, Bebeb A.K.N. Djundjunan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan, saat ini yang sedang menjadi bahan perbicangan penggemar wisata bawah laut adalah hui paus atau whale shark di Gorontalo. Terlepas dari pro dan kontra soal konservasi binatang raksasa itu, adalah atraksi yang sangat eksklusif.

“Para diver pun sangat ingin berpose di dekat Whale shark itu, karena tidak selalu berkesempatan ketemu dengan hiu paus tutul itu. Ini sekarang ada 14 ekor berada di Gorontalo,” kata Arief Yahya.

Setiap hari ribuan orang datang, ingin melihat dari dekat hiu paus tersebut.

“Ini atraksi yang luar biasa, berfoto dengan whale shark di gorontalo,” kata Arief.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge