0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sejarawan Bersahaja Itu Telah Berpulang…

Solo – Sejarawan Universitas Sebelas Maret (UNS), Suyatno Kartodirdjo, meninggal dunia, Sabtu (14/5) di usia 76 tahun. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo karena sakit stroke yang dideritanya.

“Beliau gerah (sakit) stroke memang sudah lama,” ungkap Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Tunjung Wahadi Sutirto, Sabtu (14/5).

Tunjung yang mantan mahasiswanya di Fakultas Sastra (dulu/sekarang Fakultas Ilmu Budaya) UNS, mengemukakan, Suyatno dikenal sebagai sejarawan pelopor pendekatan multidimensional dalam historiografi Indonesia.

“Beliau merupakan pakar sejarah revolusi sosial Indonesia yang banyak menghasilkan karya, baik buku, penelitian-penelitian di bidang tersebut,” ungkapnya.

Selain kepakaran dalam bidang sejarah revolusi Indonesia, menurut Tunjung, Suyatno memiliki kekhasannya, karena satu-satunya guru besar di UNS yang selalu bersepeda saat berangkat dan pulang mengajar di kampus UNS.

“Setiap hari beliau berangkat mengajar dengan naik sepeda, bahkan ketika menjabat sebagai Kaprodi Ilmu Sejarah, Dekan Fakultas Sastra, hingga Kaprodi di Program Pascasarjana UNS tetap bersepeda. Padahal beliau punya mobil,” ungkap Tunjung.

Tunjung mengatakan, Suyatno meraih gelar doktor di Australia National University, 1983 setelah mempertahankan disertasinya berjudul Revolusi di Surakarta, 1945-1950. Suyatno purnatugas dari UNS pada tahun 2004.

Jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka di Surongalan RT 004/RW 008, Pajang, Laweyan, Solo dan dikebumikan di pemakaman di Pilang Harjo, Sragen, Minggu (15/5).

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge