0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Waldjinah Nyanyi Lagu Bengawan Solo di Pembukaan Keroncong Festival

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo menuntun Legenda Keroncong, Waldjinah menuruni panggung SKF 2016 di Latar Barat Benteng Vastenburg, Sabtu (14/5), usai pembukaan secara simbolis (foto: Rosyid)

Solo – ­ Pergelaran Solo Keroncong Festival (SKF) 2016 resmi dibuka Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo beserta Wakilnya, Achmad Purnomo, Sabtu (14/5). Pembukaan dilakukan dengan memainkan alat musik cak oleh Rudy dan cuk oleh Purnomo disambung dengan menyangikan lagu Bengawan Solo bersama dengan Legenda Keroncong, Waldjinah.

“Cak dan cuk dalam keroncong ini sangat lekat. Tidak bisa dipisahkan. Melambangkan kekompakan dua pemimpin Kota Solo ini,” kata pemandu acara pembukaan SKF 2016.

Kali ini, konsep acara agenda tahunan Kota Solo itu dikemas sedikit berbeda. Sebuah set panggung menyerupai Stasiun Solo Jebres menjadi point of interest venue di Latar Barat Benteng Vastenbug. Walikota pun datang ke venue dengan “kereta” kertas yang memasuki area kosong antara penonton dan panggung.

Setelah pembukaan, acara langsung disambung dengan pertunjukan keroncong tunanetra dari Yaketuntra. Yang unik dari penampil pertama ini adalah ketujuh pemain musik dan tiga vokalisnya merupakan penyandang tunanetra.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy turut menyumbangkan sebuah langgam berjudul “Dongengan” diiringi musik keroncong dari Orkes Keroncong Tunanetra. Langgam tersebut merupakan karya Maestro Keroncong, Gesang.

“Keroncong ini sudah menjadi kebanggan Solo. Tidak cuma generasi tua, sekarang anak­anak muda pun banyak yang menikmati keroncong,” kata Rudy dalam sambutannya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge