0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Agung Laksono Ingin Ketua Umum Golkar Tak Nyambi di DPR

Agung Laksono (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono menilai, proses Munaslub saat ini berjalan demokratis. Dia yakin, perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar kali ini lebih transparan.

“Ini yang diharapkan, semua transparan terbuka dan sesuai dengan aturan yang disepakati,” jelas Agung di arena Munaslub, Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/5).

Agung punya kriteria sendiri untuk Caketum Golkar yang akan didukungnya. Dia menginginkan, Ketum Golkar bisa fokus membesarkan partai. Dia menegaskan, Golkar membutuhkan orang yang punya banyak waktu untuk mewujudkan visi, misi dan program partai.

“Yang dibutuhkan yang bisa fokus ke tugas-tugasnya sehingga tidak rangkap jabatan,” tegas dia.

Mantan Menko Kesra pemerintahan SBY ini berharap Ketum Golkar yang baru nanti mencurahkan waktunya untuk mengurus partai berlambang pohon beringin ini. Tidak lagi mengurus hal lain termasuk jabatan di DPR.

Full mengurusi Golkar karena waktunya sempat tinggal 3 tahun lagi (menuju Pemilu). Efektifnya hanya 2 tahun jadi diperlukan day to day jangan disambi,” tutur dia.

Agung ingin Ketum Golkar terpilih mundur dari keanggotaan di DPR. Tak cuma Ketum, Sekjen Golkar yang baru juga diharapkan melakukan hal sama. “Memang harus dipikirkan kalau perlu Sekjen dan Ketum bukan anggota DPR,” kata Agung.

Kekhawatirannya, jika Ketum dan Sekjen Golkar rangkap jabatan anggota DPR, partai hanya diurus saat DPR reses. Sementara DPR reses hanya 2 minggu dan tiga bulan sekali. Ditanya soal jagoannya di Munaslub Golkar, Agung ogah komentar. Dia hanya menegaskan mendukung calon yang tidak rangkap jabatan. “Oh saya enggak bisa sebut (dukung siapa),” singkat dia.

Seperti diketahui, isu rangkap jabatan kerap ditujukan oleh caketum Golkar Ade Komarudin. Ade saat ini menjabat sebagai ketua DPR. [noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge