0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ridwan Kamil Terus Serukan Boikot Bonbin Bandung

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dibuat gerah dengan pengelola Kebun Binatang Bandung yang dipegang Yayasan Margasatwa Tamansari. Sampai-sampai Emil, sapaan akrabnya menyerukan boikot Kebun Binatang (Bonbin) Bandung lewat akun media sosialnya.

Emil membuat tagar #BoikotBonbinBDG yang mengundang banyak reaksi dari warganya di media sosial. Ada yang setuju, tapi ada juga yang tidak.

Saat ditanya ihwal seruan boikot tersebut, Emil mengaku sudah kadung kesal dengan tata kelola yang selama ini dilakukan yayasan tersebut. Teguran sudah dilakukan, minta perbaikan tak diindahkan. Seruan cara halus saveBandungzoo di media sosial juga sempat menggaung. Tapi semua sia-sia.

“Hastag boikot itu supaya mereka paham bahwa kita sudah kecewa sampai maksimal. Sekarang yang ada malah bangunan komersil diperbanyak,” ungkap Emil, Sabtu (14/5).

Seruan boikot itu dimaksudkan agar masyarakat untuk sementara waktu tidak usah dulu mendatangi wisata satwa tersebut. Menurut dia, percuma jika pemasukan tiket ke pengelola tidak bermuara kepada kenyamanan masyarakat dan kesejahteraan hewan.

“Sementara tidak usah datang ke sana, sampai mereka menunjukan niat baik. karena percuma mereka dapat tiket dan pemasukan, tidak bermuara pada kesejahteraan hewan,” tandas pria berkaca mata itu. Yang paling nyata ketika gajah Yani mati karena diduga tidak terurus dengan tidaknya menghadirkan dokter tetap.

Seruan boikot itu sebenarnya sejalan dengan Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Wilayah Jawa Barat, Sri Muji Arti Ningsih yang meminta pengelola Kebun Binatang Bandung untuk membatasi aktivitas manusia berjarak satu kilometer.

Menurut Sri, Kebun Binatang Bandung dikhawatirkan menjadi area zoonosis usai matinya gajah Yani. Zoonosis adalah area di mana sejumlah penyakit atau virus dari hewan bisa menular kepada manusia.

“Yaudah (setuju ditutup sementara). Pokoknya saya akan lakukan untuk aspirasi publik ini agar dipenuhi, keselamatan dan kesehatan. Karena memang (Kebun Binatang Bandung) secara kasat mata tidak layak,” tandasnya. [cob]

Sumber: merdeka.com

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge