0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wah, Harga Jengkol Lebih Mahal daripada Daging Ayam

dok.merdeka.com
Sayur jengkol (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Harga jengkol melambung dua kali lipat dari harga awalnya. Bahkan, mengalahkan harga ikan segar di Batam. Berdasarkan pengakuan pedagang di Pasar Aviari, Batu Aji, Batam, harga jengkol telah menembus angka Rp 36 ribu per kilonya, harga sebelumnya Rp 20 ribu.

Akibat kenaikan ini, para pedagang malas menyediakan jengkol untuk dijual. Padahal, jengkol salah satu komoditi yang digemari penikmat kuliner Indonesia. Dari puluhan pedagang yang berjualan hanya dua pedagang saja yang menjual jengkol.

“Karena naik jadi malas mau jual, kalau nanti jual para pembeli jadi banyak mengeluh jadi malas mau jual,” ujar Siti, salah satu pedagang di pasar Aviari, Jumat (13/5).

Anehnya, harga jengkol yang melambung tinggi ini tidak sebanding dengan harga-harga lainnya, seperti ikan selar dan benggol yang bisa didapat dengan Rp 20 ribu per kilogramnya.

Kenaikan ini berpengaruh bagi para pedagang. Pendapatan mereka menjadi turun karena para pembeli enggan membeli setelah mengetahui harga jengkol telah meroket sejak dua pekan.

“Banyak yang mau beli, tapi waktu dengar harganya segitu jadi gak jadi. Mereka bilang daripada beli jengkol mending beli ikan. Jadi itu juga alasan saya gak jual jengkol. Karena pernah saya jual waktu itu, empat kilo aja lama banget baru terjual,” kata Sinta, pedagang lainnya.

Sementara itu, untuk harga cabe masih stabil dengan harga Rp 36 ribu per kilonya. Perlu diketahui juga, pemerintah melalui Presiden Jokowi telah memerintahkan agar menjelang Idul Fitri ketersediaan dan stabilitas sembako dapat terjaga di seluruh Indonesia.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge