0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Play Off IBL, Satya Wacana Tak Gentar Hadapi CLS

Tim Satya Wacana Salatiga (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Klub basket wakil Jateng, Satya Wacana Salatiga antusias menghadapi babak play-off kompetisi IBL 2016 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Di babak play-off nanti, akan digelar di Britama Arena, Mahaka Square, Kelapa Gading, tanggal 15 hingga 29 Mei 2016.

“Saya sudah menganalisa kekuatan lawan, mereka sangat cepat dalam melakukan transisi serangan balik. Meski CLS di atas kertas diunggulkan, bukan berarti kami akan gugup menghadapi mereka. Satya Wacana Salatiga sudah bertekad untuk lolos ke semifinal. Enam tahun lamanya kami bekerja keras dan menunggu momen indah ini,” kata pelatih Satya Wacana, Efri Meldi, Jumat (13/5).

Satya Wacana harus berhadapan dengan tim kuat yakni menantang CLS Knight Surabaya. Laga ini tentu tak akan mudah bagi Respati Ragil Pamungkas dkk. CLS Knight adalah pemuncak klasemen musim reguler. Sementara Satya Wacana adalah tim yang baru pertama kali ini bisa menembus play-off sejak enam tahun lamanya.

Meski kalah 3-0 pada pertemuannya di awal musim, bukan berarti tim asuhan Efri Meldi tersebut akan menyerah begitu saja saat bertemu CLS di first round. Tekad bulat untuk lolos ke semifinal pun diusung sang pelatih, yang musim ini masuk dalam nominasi Coach of The Year bersama dua pelatih lainnya yakni Fictor Gideon Roring (Garuda Bandung) dan juga rivalnya Wahyu Widayat Jati (CLS Knights Surabaya).

Indonesian Basketball League (IBL) musim 2015-2016 memasuki babak Play-off diikuti oleh 8 klub, yakni CLS Knights Surabaya, Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta, M88 Aspac Jakarta, Garuda Bandung, Satria Muda Pertamina Jakarta, Stadium Happy 8 Jakarta, Hangtuah Sumsel, dan Satya Wacana Salatiga.

“Di mata saya, mereka semua sebenarnya sudah menjadi juara. Untuk itu, kami sudah bertekad bulat untuk tampil mati-matian di lapangan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge