0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bonggol Pisang Disulap Jadi Makanan Cemilan

Keripik bonggol pisang karya Kolompok Tani Mandiri Purwantoro (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Di tangan ibu-ibu ini, bonggol pisang yang selama ini tidak dimanfaatkan, disulap menjadi produk olahan pangan, yakni keripik bonggol pisang. Mendengar namanya, pasti kita akan bertanya-tanya, pisang yang biasanya hanya dibuang di kebun tapi ternyata di tangan mereka mampu menjadi rupiah.

Awalnya pun mereka coba-coba, akhirnya Kelompok Wanita Tani Kecamatan Purwantoro, Wonogiri ini mampu menciptakan produk pangan olahan lokal yang ternyata banyak diminati konsumen.

“Produk olahan lokal ini kami rintis sejak 2014 silam,” ungkap Mbak Sisri, anggota Kelompok Tani Kecamatan Purwantoro, Jumat (13/5).

Tapi jangan salah, bahan baku keripik bonggol pisang ini pun tidak sekadar bonggol pisang biasa. Mereka harus memilih bonggol pisang yang bagus. Biasanya mereka hanya menggunakan bonggol pisang kepok saja. Karena pisang kepok hasilnya akan renyah, jika digoreng bentuknya pun utuh tidak pecah-pecah.

Sedang proses pembuatannya pun cukup rumit. Proses pertama, bonggol dikupas, lalu dipasah sesuai ukuran,kemudian direndam lalu dicuci dengan air bersih. Kemudian direndam dengan campuran baking powder,selanjutnya ditiriskan, dan siap digoreng. Proses awal hingga akhir yakni pengemasan, membutuhkan waktu dua hari.Untuk membuat produk ini, khususnya bahan baku, ia mengeluarkan biaya sekitar Rp 5 ribu per bonggol pisang.

“Kalau pisang jenis lain, hasilnya tidak bagus,” ujarnya.

Usaha yang ditekuni Kelompok Tani Mandiri ini merupakan hasil binaan Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Wonogiri. Rasa keripik ini pun bervariasi. Ada rasa gurih, manis, asin dan pedas, cocok untuk camilan.

Namun camilan ini sementara baru dijual sekitar Kecamatan Purwantoro, tapi ke depan merencanakan menjual juga hingga kecamatan lain. Setiap satu paket ukuran 100 gram ia patok harga Rp 4 ribu.

“Selain harganya terjangkau, keripik ini juga kaya serat jadi sehat buat badan dan memperlancar proses pencernaan,” tandasnya.

                              

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge