0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahok, Sandiaga, Yusril, Siapa Paling Kondang?

Ahok, Yusril, Sandiaga (merdeka.com)

Timlo.net – Lembaga media survei nasional (Median) melakukan survei terhadap 19 tokoh bakal calon gubernur (Cagub) DKI Jakarta. Survei dilakukan pada 20 April-4 Mei 2016 dengan sampel 500 responden diambil secara acak.

Direktur Riset Median Sudarto mengungkapkan, survei menggunakan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi kodya dan gender. Margin of error kurang lebih 4,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan metode face to face interview.

Hasilnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih jauh lebih populer dibanding calon-calon lainnya. Dengan kata lain, para penantang Ahok memiliki pekerjaan rumah besar meningkatkan popularitas untuk bisa bertarung melawan calon petahana gubernur DKI.

“Ahok dapat 91,0 persen, Ahmad Dhani 80,6 persen, Yusril Ihza dapat 76 persen, Ridwan Kamil 75 persen, Tri Risma 72,6 persen, Lulung 56 persen, Djarot Saifullah Hidayat 56 persen, Ganjar Pranowo 54 persen, Adhyaksa Dault 52 persen dan Sandiaga Uno 48,6 persen,” kata Sudarto, Jumat (13/5).

Jika bakal calon gubernur disandingkan dengan partai politik, popularitas Ahok masih yang tertinggi. Partai politik tidak serta merta mengangkat popularitas calon.

“NasDem-Ahok 91 persen, PKB-Ahmad Dhani 80 persen, PPP-Lulung 56 persen, Gerindra dengan Yusril 76 persen, Ridwan Kamil 75 persen dan Sandiaga Uno 48 persen. PDIP dengan Risma 72 persen, Djarot 56 persen, Ganjar 54 persen dan Puti Guntur 32 persen. Kemudian PKS dengan Tri Wicaksana 38 persen, Nur Mahmudi 34 persen, Selamat Nurdin 28 persen dan M Idrus 12 persen. PAN-Suyoto 16 persen, Golkar 15 persen. Lainnya Adhyaksa 52 persen, Moeldoko 32 persen, Hasnaeni 13 persen dan Benny Mokalu 10 persen,” kata dia.

Jika Pilgub DKI digelar dengan dua calon alias head to head, maka penantang Ahok yang kemungkinan bisa mengalahkannya adalah Yusril Ihza Mahendra dan Tri Rismaharani. Namun jika Pilgub DKI lebih dari dua pasangan, maka Ahok akan diuntungkan karena cukup mendominasi.

“Dan sisa suara akan tersebar relatif merata pada para penantang Ahok dengan perolehan yang tidak begitu besar,” ucapnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge