0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belum Terakreditasi, UN 10 SD Digabung

dok.timlo.net/nanin
(dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Boyolali terpaksa menggabungkan pelaksanaan ujian nasional (UN) 10 SD yang belum mendapatkan status akreditasi. Nantinya, 10 SD tersebut akan digabungkan dengan sekolah lain.

“Karena belum terakreditasi, maka tidak bisa menyelengarakan UN,” kata Sekretaris Disdikpora Boyolali, Darmanto, Jumat (13/5).

Dijelaskan, 10 sekolah tersebut, SD IPU El-Zahwa Andong akan dilaksanakan di SDN 1 Mojo, MI Ma’arif NU Jengglong dilaksanakan di MIN Andong, SD Muhammadiyah PK Banyudono bergabung ke SDN 2 Jembungan, SDIT Mutiara Karanggede bergabung ke SDN Kebonan. Sedangkan UN SDIT Ibnu Umar Mojosongo akan digabung ke SDN 1 Kemiri, SDIT Insan Cendikia Teras bergabung ke SD 1 Kadireso, MI Modern Bani Adam Boyolali bergabung ke MIN Boyolali, SDIT Nurhasan Sambi bergabung ke SDN 1 Senting, SLB BC YPPS Banyudono ke SDLB N Boyolali, dan SLB Tunas Pembangunan II Nogosari bergabung ke SDLB N Boyolali.

“Ada 9 siswa influsi yang juga tidak mengikuti ujian,tapi mereka nanti memiliki surat tand tamat belajar,” sambung Darmanto.

Sementara itu, sebanyak 789 boks soal UN SD/ MI/ SDLB dan Paket A siap didistribusikan ke seluruh SD di Boyolali. Naskah UN SD tersebut akan didistribusikan besok pagi, Sabtu (13/5), melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dikdas dan LS di masing-masing kecamatan. Naskah soal tersebut akan disimpan semalam di UPT Dikdas dan baru Senin pagi diambil masing-masing sekolah.

“Untuk keamanan, UPT Dikdas  sudah kita himbau untuk mengambil naskah dengan dikawal petugas Polsek,” sambung Kabid SD Disdikpora Boyolali, Agrar Mahadi.

Selain itu, pihaknya juga meminta sekolahan yang jauh untuk lebih awal mengambil naskah ke UPT Dikdas, terutama sekolahan di wilayah pelosok. Langkah ini dilakukan untuk menghindari keterlambatan saat ujian berlangsung. UN SD/MI/ SDLB akan diikuti 15.346 siswa.

“Petugas UPT  akan mulai melayani pukul 05.30 WIB,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge