0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Pemerkosaan Siswi SD, Warga akan Usir Pelaku

(Ilustrasi) Korban pencabulan (dok.merdeka.com)

Klaten — Warga Dukuh Sribitan, Desa Puluhan, Kecamatan Jatinom, Klaten mengutuk keras aksi biadab dugaan pemerkosaan yang menimpa bocah kelas VI SD. Selain wilayahnya tercoreng, warga juga mengancam akan mengusir keluarga salah satu pelaku.

“Warga mengutuk keras, baik pelaku maupun perilaku mereka,” kata Ketua RT 19/RW 07 Dusun Sribitan, Desa Puluhan, Budi Santoso, Jumat (13/5).

Menurut dia, sebelum kejadian memilukan tersebut, rekam jejak keluarga salah satu pelaku dinilai kurang baik dan berpengaruh buruk kepada lingkungan. Akumulasi kekecewaan warga semakin bertambah saat Rabu (11/5) lalu, rumah salah satu pelaku dijadikan sebagai lokasi pemerkosaan.

”Kami minta keluarga salah satu pelaku untuk meminta maaf. Kami merasa tercoreng. Kami menolak kehadiran mereka kembali ke sini, menolak status kependukan mereka. Alasannya, jelas kami sudah merasa dipermalukan karena sebelumnya pernah ada kejadian yang menjurus kriminal dan tindak asusila juga ada,” tandas Budi.

Terpisah, salah satu anggota keluarga korban yang enggan disebutkan namanya meminta awak media agar tidak mengambil gambar rumah kediaman korban maupun keluarga. Selain itu, keluarga meminta kepada pihak berwajib agar menghukum para pelaku dengan hukuman yang seberat-beratnya.

”Kami minta jangan diambil gambarnya, kasihan korban. Keluarga hanya menuntut agar para pelaku dihukum seberat-beratnya,” ucap dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge