0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lima Ekor Burung Merak Hijau Diserahkan ke Balai Konservasi

timlo.net/nanin
Balai Konservasi Sumbar Daya Alam Jateng mengevakusi lima ekor merak yang diserahkan secara sukarela oleh sang pemilik, Endar warga Klego (timlo.net/nanin)

Boyolali — Lima ekor burung merak hijau atau Pavo Muticus milik Endar Progresto warga Klego, hari ini secara sukarela diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng wilayah Surakarta. Lima ekor burung merak tersebut terdiri dari dua ekor jantan dan tiga ekor betina.

“Mereka sudah saya pelihara sejak lima tahun lalu, dulu dapatnya sepasang dari hutan di Juwangi,” kata Endar, Kamis (12/5).

Endar mengaku, penyerahan lima ekor merak tersebut agar bisa dibudidayakan ditempat penangkaran. Hal ini bertujuan, agar tidak punah. Selain itu, kandang yang digunakan untuk lima ekor merak sudah tidak layak.

“Kalau di lokasi karantina, saya yakin bisa terjamin berlangsungan hidupnya,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Kasi Konservasi Wilayah 1 BKSDA Jateng, Titik Sudaryanti, kelima ekor merak tersebut nantinya akan ditampung dan dititipkan di lokasi yang sudah memiliki ijin penangkaran, yakni di Taman Satwa Balekambang, Surakarta. Baru kemudian akan ditempatkan di kebun binatang.

“Rencananya mau kita bawa ke Waduk Gajah Mungkur, tapi ternyata di sana belum ada kandangnya,” ujarnya.

Dijelaskan juga, masyarakat yang ingin memelihara hewan yang dilindungi harus memiliki ijin. Pelanggaran dari aturan ini akan ditindak berdasar UU Konservasi Sumber Daya Alam Nomor 5 Tahun 1990 dengan ancaman hukuman pidana. Khusus untuk merak hijau, populasi burung ini paling banyak di Jawa.

“Merak hijau ini bisa hidup hingga lima belas tahun,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge