0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lawan Hama, Dispertan Dorong Petani Kembangkan Refugia

dok.timlo.net/aditya wijaya
Tanaman bunga dengan sistem refugia yang dikembangkan petani di wilayah Karangdowo, Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Dinas Pertanian (Dispertan) Klaten meminta para petani untuk menanam bunga di sekitar pematang sawah. Sebab, hiasan bunga sebagai rekayasa ekosistem atau disebut refugia itu ampuh mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT) secara alami.

“Untuk mengatasi serangan OPT, kami imbau petani untuk melakukan pola tanam jajar legawa serta menggalakkan refugia,” kata Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dispertan Klaten, Joko Siswanto, Kamis (12/5).

Diterangkan, jenis tanaman refugia yang mudah ditemukan dan dikembangkan di pematang sawah diantaranya, bunga matahari, bunga tanaman kenikir, bunga kertas, dan bunga tapak dara. Tanaman tersebut berfungsi menyediakan tempat perlindungan, sumber pakan, atau sumber daya lain bagi musuh alami OPT.

Disinggung soal perkembangannya di Klaten, menurut dia, refugia sudah dikembangkan di Desa Tumpukan dan Sentono, Kecamatan Karangdowo. Pihaknya juga siap menyediakan bibit tanaman refugia bila ada yang membutuhkan.

“Bibit tanaman sudah kami sediakan. Di Karangdowo sudah berjalan sekitar tiga tahun ini. Refugia itu sebagai rumah predator OPT, sumber makanan, dan juga tempat istirahat predator seperti tawon, capung, dan serangga. Selain ampuh mengendalikan OPT, keberadaan refugia juga memberikan keindahan tanaman di sawah,” terang dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge