0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Risma Jadi Jago Terkuat PDIP?

dok.merdeka.com
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pengamat politik menilai, semua bakal calon yang sudah mendaftarkan diri ke PDIP tidak terlalu berharap banyak. Sebab, proses penjaringan bakal calon gubernur DKI yang dilakukan PDIP hanya sebagai strategi politik untuk memilih calon alternatif.

“Belum tentu yang mendapat nilai tertinggi dalam fit and proper test otomatis jadi kandidat calon gubernur yang diusung PDIP. Karena keputusan terakhir masih ada Bu Mega (Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri),” ujar Pengamat politik dari The Political Literacy Institute Jakarta, Gun Gun Heryanto, Rabu (11/5) malam.

Keputusan politik PDIP bisa saja berubah di detik-detik akhir. Apalagi masih ada peluang memberi ‘tiket’ pada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk bertarung di Pilgub DKI Jakarta.

“Oleh karena bergantung Bu Mega, maka siapapun yang ikut fit and proper test belum tentu jadi kandidat de facto PDIP. Injury time berubah, bisa saja Bu Risma. Jadi jangan terlalu berharap. Ya bisa jadi PHP (Pemberi Harapan Palsu).”

Dia menganalisa sikap politik PDIP yang semula memberikan prioritas utama pada calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang kemudian berubah karena konstalasi iklim politik. Kemudian muncul nama Risma yang digadang-gadang calon kuat untuk melawan Ahok. Peluang Risma semakin besar karena kader asli PDIP.

Gun Gun memahami banyak politisi dan pengusaha berbondong-bondong datang dan rela mengikuti proses penjaringan PDIP karena partai berlambang banteng moncong putih ini satu-satunya yang berhak mengajukan calon sendiri. Karena besarnya peluang PDIP mengajukan calon sendiri, banyak yang berharap merebut tiket emas dari Megawati.

Padahal, kata dia, proses penjaringan secara terbuka yang dilakukan PDIP, juga bisa dipandang sebagai bagian dari strategi politik menarik perhatian warga DKI Jakarta.

“Jadi panggung PDIP juga,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menegaskan bahwa Walikota Surabaya Tri Rismaharini berpeluang besar untuk diusung partainya dalam persaingan Pilgub DKI 2017. Kemungkinan besar PDIP akan mempersiapkan Risma untuk melawan petahanan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

“Ada peluang kalau saya kira, cuma masih fifty-fifty,” kata Andreas.

Menurut Andreas, nama Risma bisa dimunculkan secara mudah melalui proses internal PDIP.

“Ini kan ibaratnya main kartu. Lu kasih keluar kartu yang mana, gue kasih keluar kartu yang mana,” tuturnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge