0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Unisri Gelar Seminar Pencegahan Korupsi

Seminar Peran Pendidikan Dalam Upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, di Unisri (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar seminar Peran Pendidikan Dalam Upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, di Aula Rektorat universitas setempat, Kamis (12/5). Seminar diikuti sekitar 500 mahasiswa dan dosen Fakultas Hukum Unisri.

Seminar ini menampilkan pembicara Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata, Guru Besar Universitas Kristen Satya Wacana, Prof Dr Teguh Prasetyo SH MSi, dan Hakim Tipikor Matheus Samiaji SH MH.

“Kasus korupsi telah menyebar di seluruh Indonesia,” ungkap Alexander Marwata.

Menurut Marwata, lebih dari 7.000 kasus yang diduga korupsi pertahun yang dilaporkan masuk ke KPK. Namun hanya 300 hingga 500 pertahun yang memiliki indikasi korupsi.

Menurut Komisioner KPK itu, Indonesia pada tahun 2015 berada pada rangking 88 kasus korupsi diantara 167 negara. Dari tahun ke tahun dari segi kuantitas, kasus korupsi di Indonesia menunjukkan peningkatan.

Untuk menghambat meningkatkannya kasus korupsi, menurut Marwata, salah satunya memberdayakan kepedulian masyarakat untuk melakukan pengawasan. Seperti tetangga yang memiliki pejabat hendaknya mau melaporkan bila ada kejanggalan, terutama terkait dengan kekayaan pejabat tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge