0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketua DPRD Sragen akan Dilaporkan ke MKD

Anggota FPI di Gedung DPRD Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Front Pembela Islam (FPI) Sragen membantah telah mengeluarkan kata-kata tidak senonoh saat menghalau para pelajar SMA saat merayakan kelulusan di Alun-alun Sasono Langen Putro, Sabtu  (7/5) lalu.

“Kami tidak pernah bilang kata-kata kotor, apalagi bilang lonthe. Kami juga tidak mendorong-dorong. Ada yang mengatakan saya bilang lonthe, itu fitnah. Kami punya buktinya,” kata Ketua DPC FPI Sragen, Mala Kunaefi, Rabu (11/5).

Hal tersebut dikatakan Mala saat mendatangi gedung DPRD Sragen untuk bertemu Ketua DPRD Bambang Samekto. Namun mereka tak berhasil ketemu Bambang lantaran ada acara takziah.

Mala yang didampingi Ketua DPW FPI Surakarta, Choirul menyatakan, Bambang adalah inisiator dari acara kelulusan di alun-alun. Hal itu didukung adanya surat izin yang disampaikan ke Polres Sragen adalah atas nama Bambang Samekto.

”Tetapi izinnya adalah kegiatan sosial. Apa melakukan corat-coret seragam sekolah, foto selfie, rangkulan antara pria dan wanita itu dinamakan kegiatan sosial?” tandas Mala.

Pihaknya justru berencana melaporkan Bambang Samekto kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Sragen lantaran menjadi inisiator kegiatan perayaan kelulusan UN SMA tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge