0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasasi Ditolak, Notaris Ternama Ditahan di Rutan Solo

Rutan Kelas 1 Solo (dok.timlo.net/red)

Solo — Notaris terkenal asal Solo, Anthon Wahju Pramono resmi menjadi penghuni Rutan Klas 1A Solo, lantaran upaya kasasinya ditolak Mahkamah Agung (MA). Anthon mendekam di dalam sel sejak Februari 2016 lalu.

“Sudah sejak tiga bulan lalu dieksekusi, tentunya sekarang yang bersangkutan berada di Rutan Klas 1A Solo,” papar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Solo, Nilla Aldriani, kemarin.

Anthon sendiri berperkara dengan (Alm) H Lukminto lantaran mengirimkan SMS bernada ancaman kepada Bos PT Sritex tersebut. Dalam putusan di PN Solo pada 2013 silam, Anthon dinyatakan bersalah telah melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan mengirim pesan pendek (SMS) kepada Lukminto yang berisi ancaman dan ucapan tercela, dan diharuskan menjalani hukuman selama dua tahun.

“Kemudian ada upaya hukum untuk melakukan banding, hingga kasasinya ditolak oleh MA. Bahkan hukumannya ditambah menjadi empat tahun penjara,” kata Nilla.

Nilla menjelaskan, selain perkara dengan Anthon, Lukminto juga berperkara dengan pengusaha Solo, Robby Sumampouw. Robby juga telah dieksekusi pada awal 2015 silam, dengan putusan kasasi 8 bulan penjara.

“Robby menjalani hukuman di Rutan Klas 2B Wonogiri, karena saat itu Rutan Solo sedang penuh, sehingga dialihkan kesana.” terangnya.

Putusan kasasi Robby masih tetap dan tidak berubah dari putusan Majelis Hakim PN Solo. Robby divonis Majelis Hakim PN Solo pada Oktober 2012 lalu dengan hukuman penjara delapan bulan karena dinyatakan terbukti memalsukan akta Yayasan Bhakti Sosial Surakarta (YBSS) yang dikelolanya bersama sejumlah pengusaha lain di Solo. Robby dinilai melanggar Pasal 266 Ayat 1 dan 2 junto Pasal 55 Ayat 1 KUHP tentang pemalsuan akta autentik.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge