0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Epilepsi Kambuh, Diyem Tewas Tersambar Kereta Api

dok.timlo.net/red
Ilustrasi evakuasi korban ditabrak KA (dok.timlo.net/red)

Sragen — ¬†Nasib malang menimpa Diyem (65), warga Dukuh Mojokerto, Desa Dawungan, Kecamatan Masaran, Sragen. Diduga lantaran penyakit epilepsinya kambuh dia meregang nyawa setelah tersambar Kereta Api (KA) Mutiara Selatan tujuan Bandung-Gubeng.

“Kejadian ini diketahui setelah masinis KA Mutiara Selatan memberitahukan ke pihak Stasiun Masaran telah menyerempet seorang di km 243 +2 sinyal muka Stasiun Masaran,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Ari Wibowo, Rabu (11/5).

Setelah menerima laporan dari masinis, Joko Susilo (29), Satpam Stasiun Masaran kemudian mengecek di lokasi yang ditunjukkan. Ternyata benar di lokasi ditemukan seorang perempuan yang tergeletak seperti seorang yang terseret kereta api. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Masaran.

Kejadian terserempetnnya Diyem tersebut terjadi Rabu sekitar pukul 02.00 WIB. Dia berada di sekitar rel kereta api Dukuh Mojokerto RT 18 saat KA Mutiara Selatan melintas.

Kapolsek Masaran bersama petugas Puskesmas Masaran dan tim identifikasi melakukan pemeriksaan di TKP. Identifikasi dan pemeriksaan dari dokter Puskesmas ditemukan luka di bagian pinggul, kaki patah, kepala bagian belakang retak.

AKP Saptiwi mengatakan, pihak keluarga keberatan dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut. Menurut keterangan pihak keluarga, selama ini korban menderita penyakit epilepsi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge