0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ical Masih Dibutuhkan Partai Golkar

achmad khalik
Syahrul Yasin Limpo (achmad khalik)

Timlo.net — Calon Ketua Umum Partai Golkar Syahrul Yasin Limpo menegaskan, siap bahu-membahu bersama calon ketua umum lainnya, Ade Komarudin, untuk membesarkan Partai Golkar. Asalkan, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) tetap berada di partai tersebut.

Syahrul Yasin Limpo mengatakan hal itu saat sosialisasi para calon ketua umum Partai Golkar di Surabaya, Rabu (11/5). Menurut Syahrul, para kader Partai Golkar masih membutuhkan Aburizal Bakrie sebagai tokoh dan sesepuh partai yang sudah dipimpinnya sejak tahun 2009.

Syahrul menyatakan, siap membantu Ade Komarudin jika ketua DPR RI itu terpilih sebagai ketua umum menggantikan Aburizal Bakrie, tapi Aburizal tetap berada di Partai Golkar.

“Akom (Ade Komarudin) pantas menjadi ketua umum Partai Golkar mendatang,” kata Syahrul.

Jika Ade Komarudin terpilih menjadi ketua umum, Syahrul menyatakan siap membantu. Tapi dengan syarat Aburizal tidak boleh keluar dari partai ini.

“Pak Ketua Umum ARB tak boleh tinggalkan Golkar, Pak ARB dibutuhkan oleh kita semua,” kata dia.

Dirinya tidak terlalu berambisi untuk menduduki jabatan ketua umum Partai Golkar, tapi dia merasa terpanggil untuk membenahi Partai Golkar yang perolehan suaranya terus menurun selama tiga kali pemilu legislatif terakhir.

Menurut dia, pembenahan itu harus dilakukan dari dalam dengan masuk ke struktur kepengurusan DPP Partai Golkar.

“Semua stigma negatif terhadap partai ini, setelah Munaslub nanti harus hilang. Partai Golkar ke depan harus dibenahi,” katanya.

Syahrul menambahkan, Munaslub di Bali pada 15-17 Mei mendatang, harus menjadi momentum bersejarah bagi Partai Golkar.

Menurut dia, Munaslub di Bali akhir pekan ini, bukan semata-mata memilih ketua umum tapi lebih dari itu menjadi sarana rekonsiliasi untuk menguatkan keutuhan Partai Golkar, menghilangkan perselisihan dan kekurangan lainnya.

“Semua persoalan, mari kita selesaikan melalui forum Munaslub di Bali ini,” katanya.

Syahrul lantas mengutip pernyataan Akom tentang munaslub.

“Seperti disampaikan Pak Akom, Munaslub ini harus jadi bagian dari kembalinya kesetiakawanan, tak ada pertarungan lagi di antara kita. Pertarungan sudah selesai,” tegasnya.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge