0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aceh Gelar Festival Kuliner dan Festival Kopi

acehtourism.info
(acehtourism.info)

Timlo.net – Aceh Culinary Festival dan Banda Aceh Coffee Festival digelar pada 10-12 Mei. Aceh Culinary Festival menawarkan berbagai agenda menarik bagi pengunjung.

”Ini lomba memasak masakan khas Aceh ajang pencarian Koki Aceh Indonesia yang menghadirkan Chef terkenal ibu kota sebagai juri yaitu Chef Haryo Pramoe dengan total hadiah 20 juta rupiah,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadibudspar) Aceh, Reza Pahlevi, seperti rilis yang diterima Timlo.net, Rabu (11/5).

”Kami juga akan berusaha memecahkan rekor Muri Indonesia melalui Teot Apam yakni membakar surabi dengan 1000 tungku juga menjadi salah satu agenda yang layak ditunggu,” lanjutnya.

Acara Teot Apam di jadikan suguhan yang menarik karena di ikuti massa yang begitu banyak dan bertepatan dengan bulan Rajab yang dalam adat istiadat masyarakat Aceh dipercayai sebagai buleun Teot Apam.

”Selain itu Khanduri kuah beulangong juga akan menjadi agenda acara ini, yang menghidangkan kari khas Aceh bagi 32 walikota Provinsi dari seluruh Indonesia yang juga hadir untuk acara JKPI (Jaringan Kota Pusaka Indonesia) yang juga akan digelar bertepatan dengan acara ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Reza berharap, acara Aceh Culinary Festival ini bukan hanya menjadi event pameran biasa namun juga ajang nostalgia bagi masyarakat yang telah jarang menemui beberapa masakan khas Aceh resep nenek moyang tempo dulu. Dia juga mengajak berbagai komunitas pemuda agar lebih melestarikan berbagai kuliner menarik yang dimiliki Aceh.

”Kuliner Aceh sangat erat kaitannya dengan adat budaya. Karena di tiap hari besar ataupun peringatan acara akan selalu ada makanan khusus yang menjadi ciri khasnya. Kekayaan kuliner ini tentunya dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal, nasional serta mancanegara untuk berkunjung ke Aceh,” jelasnya.

Secara bersamaan pada 10-12 Mei, digelar perhelatan Banda Aceh Coffee Festival.

”Ini acara tahunan yang mencoba kami naikkan kelasnya memenuhi skala internasional,” katanya.

Kata Reza, acara tersebut menargetkan penguatan kapasitas pelaku usaha kopi dengan mengundang eksportir kopi dari lokal, nasional serta mancanegara. Seperti kita ketahui, Aceh adalah salah satu daerah penghasil kopi terbaik di dunia.

Sementara itu, Kapala Bidang Pemasarn Pariwisata Aceh Rahmadani menambahkan, kompetisi Kopi yang akan dihadirkan tahun ini pun berbeda dari tahun sebelumnya. Para barista ditantang untuk menunjukkan skill manual brew menggunakan satu tangan saja, Single Hand Manual Brew Challenge ini terbuka untuk umum dan tentunya kompetissi ini akan sangat menarik untuk ditonton.

”Kelas Kopi merupakan salah satu konten acara yang sayang untuk dilewatkan, berbagai kelas yang syarat edukasi ikut digelar seperti cupping session, basic barista skill, latte art class, Roasting session,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge